Mengenal Lebih Dekat Cabang Olahraga Pentaque
- by Jeffri Agusrianto
- Editor Mahfud Taheer
- 10 Nov 2025
- Sabang
KBRN, Sabang - Melempar bola besi sedekat mungkin ke cochonnet (bola kayu kecil) untuk mencetak poin atau menutup ruang gerak lawan. Dengan tujuan untuk menghentikan bola agar berada dalam jarak terdekat dari cochonnet. Bola dilempar tinggi ke udara hingga hampir vertikal, bertujuan untuk mendarat dan berhenti dengan cepat di dekat cochonnet. Teknik ini ideal untuk permukaan tanah yang keras atau tidak rata. Petanque adalah olahraga tradisional yang berasal dari Prancis. Inti dari permainan ini adalah melempar bola besi (boule atau bosi) sedekat mungkin ke arah bola kayu kecil (cochonnet, jack, atau boka) yang menjadi sasaran, sambil berdiri di dalam lingkaran lempar (circle) dengan kedua kaki rapat.
Petanque dimainkan di berbagai jenis permukaan, seperti tanah keras, kerikil, pasir, atau rumput, dengan ukuran lapangan standar 4 x 15 meter. Dalam kompetisi resmi, Petanque umumnya dibagi berdasarkan jumlah pemain dalam satu tim, jenis kelamin, dan format spesifik diantara Single (Tunggal) 1 pemain dengan 3 bola, Double (Ganda) 2 pemain dengan 3 bola dan Triple (Tripel) 3 pemain 2 bola. Selain nomor berdasarkan jumlah pemain, kompetisi sering juga dibagi berdasarkan jenis kelamin atau format campuran yaitu:
- Putra (Man): Single, Double, Triple.
- Putri (Woman): Single, Double, Triple.
- Campuran (Mixed): Biasanya format Double atau Triple dengan komposisi pemain putra dan putri.
Untuk nomor tambahan dalam beberapa kejuaraan besar, seperti SEA Games atau Kejuaraan Dunia, terdapat nomor tambahan yang menguji kemampuan teknik spesifik ialah Precision Shooting (Menembak dengan tepat) dengan cara ini pemain harus menembak dan mengenai bola sasaran (boule atau jack) yang diletakkan pada posisi dan jarak yang berbeda. Nomor ini sangat mengandalkan akurasi.
Terkait dengan olahraga pentaque ini, para atlet cabang olahraga Petanque Kota Sabang, tengah mempersiapkan delapan atlet terbaiknya untuk berlaga di ajang Pra-PORA yang akan berlangsung pada 14 hingga 21 November 2025 mendatang. Mengutip laman portal www.rri.co.id pada Minggu, (9/11/2025) ada atlet yang terdiri dari empat atlet putra dan empat atlet putri yang akan turun di seluruh 14 nomor pertandingan yang diperlombakan.
Dengan pemusatan latihan yang terstruktur dan semangat juang yang tinggi, Sabang menunjukkan keseriusannya untuk kembali mengukir prestasi gemilang di tingkat provinsi. Pra PORA 2025 bukan sekadar ajang kualifikasi, melainkan panggung pembuktian hasil kerja keras para atlet dan pelatih selama ini.