Tak Sekadar Hiburan, Konser Jadi Ruang Healing Masyarakat
- by Mulyati
- Editor Marnisa Nurdian Saritri
- 20 Jan 2026
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang - Konser musik kini bukan sekedar dianggap sebagai hiburan semata, tetapi juga menjadi ruang pereda stres untuk berbagai kalangan. Musik dan suasana kebersamaan membuat konser dimanfaatkan sebagai cara sederhana untuk menjaga kesehatan mental.
Bagi pelajar, konser sering menjadi sarana melepas tekanan akademik setelah menghadapi rutinitas belajar dan ujian. Mendengarkan musik favorit secara langsung membantu mengurangi rasa jenuh dan meningkatkan suasana hati.
Di Kota Semarang, Simpang Lima dan Lanumad Ahmad Yani menjadi salah satu lokasi yang kerap digunakan untuk konser musik. Lokasi ini dipilih karena mampu menampung puluhan ribu penonton, terutama saat akhir pekan.
Salah satu penikmat konser, Kathrin (20) mengatakan, konser menjadi sarana sederhana untuk melepas penat dari aktivitas sehari-hari. “Kalau datang ke konser itu rasanya pikiran jadi lebih ringan, apalagi bisa
nyanyi bareng banyak orang,” ujarnya, Selasa, 20 Januari 2026.Kathrin menambahkan, momen tersebut menjadi waktu singkat untuk rehat sejenak. Musik menghadirkan pengalaman emosional yang membantu meredakan kelelahan mental akibat tuntutan pekerjaan rutin.
Sepengetahuannya, musik mampu merangsang hormon dopamin yang berperan penting dalam mengatur suasana hati, motivasi, dan berbagai fungsi tubuh lainnya yang berkaitan dengan rasa bahagia. Menurutnya, inilah yang membuat konser sering dianggap sebagai aktivitas
healing yang mudah diakses.Dengan manfaat emosional dan sosial tersebut, konser kini berkembang sebagai bagian dari gaya hidup sehat mental. Musik tidak hanya didengar, tetapi juga dirasakan sebagai sarana pemulihan diri. (Fildzah)