Tarif Rp7.000, Angkutan Perintis Karimunjawa Resmi Diluncurkan
- by Pemkab Jepara : Achmad Priyantomo
- Editor Marnisa Nurdian Saritri
- 13 Jan 2026
- Semarang
KBRN, Jepara: Pemerintah Kabupaten Jepara resmi meluncurkan angkutan perintis Karimunjawa dengan tarif terjangkau Rp7.000 per perjalanan. Layanan ini dihadirkan untuk menjawab keluhan mahalnya biaya transportasi antarwilayah di Kepulauan Karimunjawa.
Peluncuran angkutan perintis tersebut digelar di Pelabuhan Kartini Jepara, Selasa (13/1/2026). Kegiatan dihadiri Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, serta Bupati Jepara Witiarso Utomo dan Wakil Bupati Jepara Muhammad Ibnu Hajar.
Angkutan perintis Karimunjawa melayani trayek Pelabuhan Penyeberangan Karimunjawa–Bandara Dewadaru–Kemujan–Pelabuhan Legon Bajak. Layanan ini disiapkan dengan empat unit kendaraan operasional dan satu unit cadangan menggunakan kendaraan Toyota Hiace.
Selain itu, layanan angkutan perintis ini dapat diakses secara daring melalui laman resmi Damri. Masyarakat dan wisatawan dapat memesan tiket secara online sehingga lebih mudah dan transparan.
Bupati Jepara, Witiarso Utomo menyampaikan, kehadiran angkutan perintis ini merupakan tindak lanjut dari aspirasi warga Karimunjawa yang diserap melalui program Ngantor Desa. Selama ini, biaya transportasi antarwilayah dinilai memberatkan masyarakat.
“Dari keluhan tersebut, kami Pemerintah Kabupaten Jepara berdiskusi dengan kementerian, dan akhirnya mendapatkan transportasi perintis dengan tarif hanya Rp7.000. Mudah-mudahan ini meringankan beban masyarakat Karimunjawa sehingga mobilisasi di sana menjadi sangat ringan,” ungkap Bupati.
Ia menegaskan, layanan angkutan perintis ini sementara diprioritaskan untuk kebutuhan masyarakat lokal. Pemerintah daerah akan melakukan evaluasi agar tidak terjadi benturan dengan sektor pariwisata setempat.
Dalam kesempatan itu, Bupati Jepara juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Jawa Tengah atas dukungan pembangunan infrastruktur. Menurutnya, perbaikan jalan provinsi turut mendukung konektivitas dan pertumbuhan daerah.
“Jalan-jalan provinsi di Jepara kini menjadi mulus. Sejalan dengan tagline kita OTW Jepara Mulus, yakni Makmur, Unggul, Lestari, dan Religius,” katanya.
Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi menyampaikan, angkutan perintis darat ini melengkapi layanan penerbangan perintis yang sebelumnya telah dihadirkan di wilayah terluar. Program ini diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi dan pariwisata Karimunjawa.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada BUMN DAMRI dan Kementerian Perhubungan atas kontribusinya. Ini bukti nyata kolaborasi pusat, provinsi, dan kabupaten untuk melayani masyarakat,” ujarnya.
Gubernur juga meminta agar angkutan perintis tersebut dirawat dengan baik serta dilakukan evaluasi trayek secara berkala. Ia berharap kehadiran transportasi ini mendukung Karimunjawa sebagai ikon pariwisata nasional dan internasional berbasis
green economy. (DiskominfoJepara/MB)