Banjir di Kendal Landa 19 Desa/Kelurahan, Paginya Surut
- by Pemkab Kendal : Faiz Rozi
- Editor Marnisa Nurdian Saritri
- 16 Jan 2026
- Semarang
RRI.CO.ID, Kendal – Sebanyak 19 desa/kelurahan di Kabupaten Kendal dilanda banjir pada Kamis, 15 Januari 2026 sekitar pukul 19.30 WIB, akibat hujan sejak sore hari. Namun, pagi harinya, air mulai surut dan hanya beberapa rumah serta jalan pemukiman yang masih tergenang banjir.
Banjir terparah terjadi di Desa Kebonadem Kecamatan Brangsong dan Desa Kumpulrejo Kecamatan Kaliwungu.yang melanda ratusan rumah warga. Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari didampingi Penjabat Sekda Kendal dan organisasi perangkat daerah terkait mendatangi sejumlah lokasi yang terkena banjir, Jumat, 16 Januari 2026.
Bupati mengatakan, banjir di Desa Kumpulrejo dan Kebonadem terjadi akibat luapan Sungai Waridin. Dari cek lokasi, terdapat portal jembatan Sungai Waridin di wilayah Desa Kumpulrejo yang jebol.
"Portal jembatan jebol. Tidak kuat menahan luapan sungai," katanya.
Bupati berharap Pemerintah Desa Kumpulrejo menyampaikan surat laporan ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah(BPBD), sehingga SK Kebencanaan segera diproses. Dengan demikian, Dana Belanja Tidak Terduga (BTT) dari BPBD segera turun.
"Kalau peninggian jembatan akan diupayakan melalui pergeseran anggaran, yang bantuan dari provinsi. Tidak menunggu anggaran perubahan," ujarnya.
Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kendal, Iwan Sulistyo mengatakan, banjir tersebar di lima kecamatan, yakni Kecamatan Kendal, Kaliwungu, Brangsong, Pegandon dan Ngampel. Sementara hanya ada dua dapur umum, yang didirikan atas inisiatif desa dan ibu-ibu PKK.
Kedua dapur umum berada di Desa Sumberejo Kaliwungu dan Desa Karangmulyo Pegandon. "Sekarang sudah tidak ada warga yang mengungsi, karena air sudah surut," katanya.
Saat ini ,status bencana masih tetap siaga dan belum ada peningkatan status ke tanggap darurat. “Tidak ada korban jiwa, namun ada satu rumah yang temboknya jebol,” ujarnya. (FR)