Dokkes Polres Batang Cek Kesehatan Warga Terdampak Banjir

RRI.CO.ID, Batang Beberapa hari dilanda banjir, mengakibatkan warga terdampak terserang penyakit, mulai dari ganguan pada kulit hingga diare. Untuk mengantisipasi agar tak makin menyebar, Tim Dokkes Polres Batang melakukan pemeriksaan langsung ke warga terdampak banjir di wilayah Karangasem Utara.

Sejumlah warga mendapat pemeriksaan kesehatan di tengah genangan banjir langsung oleh Kasi Dokkes Polres Batang, dr. Cipto Waluyo bersama tim hingga memberikan obat sesuai keluhan yang dirasakan. Ia bersama petugas kesehatan sengaja terjun langsung mengecek kesehatan warga terdampak, untuk memastikan kondisinya tetap baik, meski terdampak banjir.

"Kebanyakan warganya mengalami tekanan darah yang cukup tinggi karena dari semalam kurang tidur hingga pegal-pegal karena harus angkat barang, supaya tidak tergenang air. Obat yang diberikan sesuai keluhan, ada pula vitamin biar tidak mudah terserang penyakit," ujarnya usai memeriksa warga Karangasem Utara Kabupaten Batang, Sabtu (17/1/2026).

Saat ini, tim Dokkes Polres Batang fokus untuk menangani warga terdampak banjir di wilayah Karangasem Utara karena banyak yang terserang penyakit ringan. Pemeriksaan juga dilakukan kepada warga yang mengungsi di dalam Masjid Al Ikhlas karena cukup banyak yang memerlukan pemeriksaan.

"Tadi di dalam ada 20 pengungsi yang diperiksa, penyakitnya ya ada pegal-pegal, sama gatal-gatal, tapi sudah langsung diberikan obat," terangnya.

Di puncak musim hujan ini, Tim Dokkes Polres Batang senantiasa siaga apabila diperlukan untuk melakukan penanganan sesegera mungkin terjun ke lapangan. "Kami siaga di Mapolres dan jika dibutuhkan langsung terjun ke lapangan," tegasnya.

Salah satu warga terdampak banjir Karangasem Utara, Hijriyah mengaku sejak semalam kesehatan tubuhnya mulai terganggu seperti terserang demam karena kurang tidur. "Rasanya nggak enak badan karena semalam nggak tidur, banjir terus lebih dari 1 meter. Ini udah dapat obat dari pak dokter langsung," ungkapnya.

Kendati demikian, ia bersama warga lainnya hingga kini belum mendapat bantuan makanan karena sejak tergenang banjir, tak bisa beraktivitas. "Bantuan makanan belum dapat kan banjir jadi nggak bisa belanja," terangnya.

Rekomendasi Berita