Manfaat Saffron, Menurunkan BB hingga Meringankan Nyeri Haid.

  • by Sutono
  • Editor Setyawan Jayadi
  • 18 Jan 2026
  • Semarang

RRI.CO.ID, Semarang - Saffron merupakan rempah berbentuk benang halus dan tipis berwarna merah. Rempah ini berasal dari bunga Crocus sativus dan menjadi salah satu rempah termahal di dunia karena cara tanam dan panennya yang rumit.

Dibutuhkan 150 bunga untuk memproduksi 1 gram benang saffron saja. Mengutip dari alodokter, ada sejumlah penelitian menunjukkan bahwa saffron memang memiliki manfaat bagi kesehatan, diantaranya:

Mencegah serangan jantung

Saffron mengandung berbagai komponen antioksidan, sehingga dapat melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas. Radikal bebas dapat menyebabkan berbagai penyakit kronis, termasuk serangan jantung.

Menurunkan berat badan

Manfaat saffron bagi kesehatan selanjutnya adalah membantu menurunkan berat badan. Penelitian menunjukkan bahwa orang yang mengonsumsi suplemen saffron selama 8 minggu mengalami penurunan nafsu makan berlebih dan penurunan berat badan signifikan.

Selain dapat membantu menurunkan berat badan, saffron juga diketahui dapat menurunkan lingkar perut dan massa lemak total.

Meningkatkan suasana hati dan membantu pengobatan depresi

Saffron dapat dikonsumsi sebagai makanan sehat untuk membantu mengontrol mood dan gejala depresi. Hal ini berdasarkan hasil penelitian yang menunjukkan bahwa suplemen saffron dapat menjadi tambahan dalam pengobatan depresi ringan hingga sedang, dengan efek samping yang cenderung minimal.

Namun perlu diingat, saffron tidak dapat menggantikan pengobatan utama. Pasien dengan gangguan mood dan depresi tetap harus menjalani pengobatan dari psikiater.

Membantu pengobatan kanker

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa saffron dapat menekan laju pertumbuhan sel kanker pada kanker usus, kulit, prostat, atau payudara. Manfaat saffron bagi kesehatan yang satu ini berkat kandungan antioksidan yang tinggi, sehingga mampu melawan radikal bebas penyebab kanker.

Selain itu, komponen antioksidan dalam saffron yang bernama crocin juga dapat membuat sel kanker lebih sensitif terhadap kemoterapi. Walaupun hasil penelitian ini menjanjikan, efek antikanker dari saffron masih perlu diteliti lebih lanjut dan dibuktikan secara klinis pada manusia.

Meringankan nyeri haid

Penelitian menunjukkan bahwa wanita yang mengonsumsi kapsul berisi 30 mg saffron sebanyak 2 kali sehari mengurangi nyeri menstruasi dan premenstrual syndrome (PMS).

Tak hanya dikonsumsi, menghirup aroma sffron juga diduga dapat meringankan gejala PMS, seperti sakit kepala, nafsu makan meningkat, nyeri, dan cemas.


Rekomendasi Berita