Film Horor Satu Suro Suguhkan Teror Budaya Lokal
- by Ambar Dwi
- Editor Bunaiya
- 19 Jan 2026
- Sorong
RRI.CO.ID, Sorong - Film horor berjudul Sengkolo Petaka Satu Suro siap meramaikan layar bioskop Indonesia dengan mengusung kisah mistis berlatar tradisi Jawa. Film ini mengangkat kepercayaan yang berkembang di masyarakat tentang malam satu suro, yang kerap dikaitkan dengan berbagai peristiwa gaib.
Alur cerita berfokus pada sebuah keluarga yang tanpa sengaja melanggar pantangan adat di desa tempat mereka tinggal. Sejak kejadian itu, berbagai gangguan tak kasat mata mulai muncul dan perlahan mengancam keselamatan seluruh anggota keluarga. Teror yang hadir tidak datang sekaligus, melainkan berkembang seiring berjalannya cerita.
Film ini menampilkan rangkaian sebab dan akibat dari pelanggaran adat yang dilakukan para tokohnya. Setiap kejadian disajikan sebagai bagian dari proses munculnya petaka, sekaligus memperlihatkan bagaimana ketidaktahuan terhadap tradisi lokal dapat berujung pada konsekuensi serius. Pendekatan ini membuat cerita terasa dekat dengan realitas sosial masyarakat pedesaan.
Sejumlah pengamat film menyebutkan bahwa horor berbasis budaya lokal masih menjadi daya tarik kuat bagi penonton Indonesia. Tema penghormatan terhadap adat dan kepercayaan leluhur kembali diangkat sebagai pesan utama, sejalan dengan tren film horor Tanah Air yang memadukan cerita mistis dan nilai budaya.
Untuk memperkuat suasana, proses pengambilan gambar dilakukan di wilayah Kebumen, Jawa Tengah. Latar desa, pencahayaan minim, dan penggunaan musik latar yang menekan emosi penonton dimanfaatkan untuk membangun atmosfer mencekam. Sengkolo Petaka Satu Suro disutradarai oleh Deni Saputra dan dijadwalkan tayang di XXI Sorong pada 22 Januari 2026. Film ini dibintangi Aulia Sarah, Agla Artalidia, Cindy Nirmala, Sharon Jovian, Dimas Aditya, serta Ence Bagus.