Hidup Berkualitas dengan Deteksi Dini Kesehatan Mental

RRI.CO.ID, Sumenep - Kesehatan mental adalah sebuah kondisi dimana manusia mempunyai kesejahteraan psikologis, emosional maupun sosial dalam menghadapi berbagai masalah psikologi. Tidak harus baik-baik saja dalam menghadapi hidup ini, namun sehat mental mengajarkan kita harus siap menghadapi segala masalah dalam berbagai kondisi.

Dalam acara Indonesia Sehat pro 1 RRI Sumenep, hal itu dijelaskan oleh Leader Pioner Indonesia, Zakiyatul W. Taulina. Menurutnya, terdapat risiko dan kerentanan emosional dalam menghadapi berbagai masalah hidup ini. Itulah kenapa deteksi dini tentang kesehatan mental sangat penting dilakukan untuk meminimalisir risiko dan kerentanan tersebut.

Menurut Lina, pentingnya mendeteksi secara dini risiko kita dalam menghadapi masalah kehidupan. Apakah kita punya kemampuan secara internal menghadapi stres. Misalnya stres di tempat kerja, di sekolah, di rumah atau kecemasan yang muncul karena masalah sosial dan politik yang disebabkan banyak berita seputar bencana alam yang terjadi akhir-akhir ini. Apakah kita sudah siap menghadapi semua itu atau membutuhkan bantuan profesional.

“Jika kita tidak siap, bukan berarti diri kita bermasalah tapi artinya butuh bantuan," kata Lina, sapaan akrabnya, Jumat, 17 Januari 2026. "Namun sangat disayangkan karena selama ini stigma di masyarakat tentang masalah mental sangat tinggi."

Terdapat gejala masalah kesehatan mental yang seringkali diabaikan. Menurut Lina, sangat mudah mendeteksinya. Pertama, merasa tidak nyaman dengan diri kita sendiri. Kedua, merasa gelisah, tidak menemukan kenyamanan saat berproduktifitas terlebih saat produktifitas sudah menurun bahkan terganggu dalam keseharian. Semisal produktifitas paling dasar seperti malas mandi, makan dan tidur tidak nyaman. Dari hal-hal tersebut, kita akan tahu sejauh apa kerentanan mental kita atau apakah diri kita hanya butuh support atau telah butuh bantuan dari tenaga kesehatan mental profesional.

Lina menjelaskan, self skrining bisa dilakukan untuk mengetahui bagaimana kondisi kesehatan mental seseorang. Selain itu, banyaknya aplikasi saat ini yang dapat membantu deteksi dini terkait deteksi kesehatan mental dengan mudah didapatkan.

Ia berharap, peduli kesehatan mental bukan berarti ikut-ikutan tren namun itu adalah bentuk upaya melawan stigma. Lina bercita-cita, suatu saat, konseling itu bukan hanya bagi mereka membutuhkan bantuan psikologis yang parah. Tetapi saat kita mau merawat diri, maka kita bisa melakukan konseling dengan hati yang bahagia.(ANI)


Rekomendasi Berita