Kelangkaan Gas Elpiji, Pedagang Kecil Terpaksa Libur Berjualan

RRI.CO.ID, Bangka - Sebagian pedagang kecil di Sungailiat, Kabupaten Bangka terpaksa libur karena tidak ada gas untuk memasak.

Pedagang warung makan Rizki mengaku, dalam sepekan ini gas elpiji sulit didapat sehingga dirinya tidak dapat berjualan menjajakan dagangan.

"Saya sudah keliling ke beberapa pangkalan dan warung, tapi gas kosong. Padahal meski harga sampai Rp35 ribu pun kita masih bisa jangkau, tapi sekarang sama sekali barang gak ada dijual," kata Rizki kepada RRI, Minggu, 18 Januari 2026.

Kelangkaan gas ini berdampak langsung pada pendapatan pedagang kecil yang menggantungkan hidup dari usaha harian.

Mereka berharap pasokan gas elpiji segera kembali normal agar aktivitas ekonomi bisa berjalan seperti biasa.

Sementara itu, warga juga mengeluhkan sulitnya memperoleh gas untuk kebutuhan rumah tangga.

"Kita malah pake kayu api, untungnya cuaca panas, jadi kayu api kering bisa dipakai untuk memasak sehari hari ini," ujar warga Siti.

Sementara itu pemilik pangkalan gas Ajong mengaku, jika dalam sepekan ini tidak ada pasokan gas elpiji 3 kilogram.

"Infonya sih karena cuaca, gelombang tinggi jadi pengiriman elpiji terhambat ke Pulau Bangka," ucap Ajong.

Menurut Ajong, tidak sedikit warga yang mempertanyakan persediaan gas, sehingga dia berharap pengiriman gas elpiji dapat kembali normal.

Rekomendasi Berita