Isra Mi’raj Ajarkan Keteguhan Iman dan Sedekah

  • by Komareta
  • Editor Lalang Gumilang
  • 13 Jan 2026
  • Sungailiat

KBRN, Sungailiat : Perjalanan Isra Mi’raj Nabi Muhammad saw., bukan hanya tentang mukjizat, tetapi juga sarat dengan pelajaran akidah, keikhlasan, dan pengorbanan.

Dalam kisah Isra Mi’raj, Nabi diperlihatkan sekelompok orang yang menanam dan memanen dalam satu hari. Menurut Ustaz Jaja, itu adalah gambaran orang-orang yang berjihad dan bersedekah di jalan Allah, yang amalnya dilipatgandakan hingga ratusan kali.

“Allah melipatgandakan setiap sedekah dan pengorbanan. Karena itu jangan ragu membantu perjuangan agama dan kemaslahatan umat,” ujar ustaz Jaja Sulaiman dalam program Mutiara Pagi di Pro 1 RRI Sungailiat, Senin (12/01/2026).

Selain itu, Nabi juga mencium aroma wangi dari seorang wanita shalihah, yaitu penata rambut putri Fir’aun, yang syahid bersama anak-anaknya karena mempertahankan tauhid.

“Dia rela kehilangan nyawa demi keimanan. Ini pelajaran bahwa akidah harus dijaga, walaupun risikonya sangat besar,” tegasnya.

Sementara itu, pendengar Ahmad Irwan mengaku semakin terdorong untuk bersedekah karena meyakini setiap harta yang dikeluarkan di jalan Allah akan diganti dan dilipatgandakan pahalanya.

“Kalau Allah melipatgandakan sampai 700 kali, kita seharusnya tidak pelit. Karena selain menambah amalan juga bisa membantu sesama yang membutuhkan,” ujarnya.

Ustaz Jaja berharap umat Islam semakin menguatkan akidah, menumbuhkan keikhlasan, serta membiasakan diri berbagi melalui sedekah sebagai wujud nyata kepedulian dan ketaatan kepada Allah Swt.

Rekomendasi Berita