DSI Perkuat Karakter Cegah Pergaulan Bebas

RRI.CO.ID, Sungailiat - Dheadora Saneri dan Nadhifa Khayla Putri, grand finalis Duta Siswa Indonesia (DSI) perwakilan provinsi Bangka Belitung, menegaskan peran DSI sebagai benteng pergaulan bebas di kalangan pelajar melalui penguatan edukasi karakter, pembiasaan pergaulan sehat, serta peningkatan kesadaran pelajar terhadap batasan sosial yang bertanggung jawab.

Upaya tersebut dilakukan untuk membantu remaja memahami risiko perilaku menyimpang sekaligus membentuk lingkungan sekolah yang aman dan beretika.

Menurut Dhea, Duta Siswa Indonesia tidak hanya hadir sebagai simbol prestasi, tetapi juga sebagai agen perubahan yang mampu menyampaikan pesan moral dengan pendekatan yang dekat dengan dunia remaja. Edukasi dilakukan melalui diskusi terbuka, kampanye sekolah, serta pemanfaatan media sosial yang berisi pesan-pesan positif.

“Pelajar perlu diberi pemahaman bahwa pergaulan bebas dapat berdampak pada masa depan mereka, dan Duta Siswa Indonesia hadir untuk mengajak teman sebaya untuk membangun pergaulan yang sehat, saling menghargai, dan bertanggung jawab,” ujar Dhea saat menjadi narasumber dalam acara sore ceria di Pro2 RRI Sungailiat, Kamis, 15 Januari 2026.

Sementara itu, Nadhifa ikut menilai bahwa pencegahan pergaulan bebas harus dimulai dari penguatan karakter dan literasi sosial. Menurutnya, pelajar perlu dibekali kemampuan mengambil keputusan yang tepat serta keberanian untuk menolak pengaruh negatif di lingkungan pergaulan.

"Pergaulan yang sehat bukan berarti membatasi pertemanan, tetapi juga harus memahami batasan dan nilai yang dijaga. Melalui DSI, kami berusaha menanamkan nilai disiplin, tanggung jawab, dan saling menghormati,” kata Nadhifa.

Rekomendasi Berita