REKONIX Cetak Sejarah, Tembus Dua Turnamen Elite DOTA 2
- by
- Editor Benny Hermawan
- 20 Jan 2026
- Surabaya
RRI,CO.ID, Surabaya – Kabar membanggakan datang dari dunia esports Indonesia. Tim REKONIX, skuad profesional gim DOTA 2 asal Tanah Air, sukses mencatatkan sejarah dengan lolos ke dua turnamen tier 1 dunia dalam waktu berdekatan. Prestasi ini menjadi sorotan karena seluruh pemain REKONIX merupakan atlet esports berkewarganegaraan Indonesia.
Berdasarkan laman resmi blast.tv, REKONIX memastikan tiket ke BLAST Slam VI Malta 2026 setelah tampil dominan di kualifikasi regional Asia Tenggara yang digelar awal Januari 2026.
Keberhasilan ini menjadi debut REKONIX di ajang tier 1 internasional tersebut, sekaligus menandai kebangkitan tim Indonesia di peta kompetitif DOTA 2 global.
Tak berselang lama, REKONIX kembali membuat kejutan. Melalui akun Instagram resmi @rekonixofficial, tim ini mengumumkan keberhasilan lolos ke ESL One Birmingham 2026 usai menjuarai babak kualifikasi regional SEA pada 18 Januari 2026.
Dalam perjalanan tersebut, REKONIX berhasil menyingkirkan sejumlah tim kuat, termasuk Execration, yang dikenal sebagai langganan turnamen besar.
REKONIX diperkuat lima pemain profesional Indonesia, yakni Muhammad Rizky “iNYourdreaM” Anugrah, Saieful “FBZ” Ilham, Musthofa “Jikroy” Pamungkas, Abdalla “dalul” Afemi, serta Rizki “Varizh” Varizh. Soliditas tim dan konsistensi performa menjadi kunci keberhasilan mereka menembus dua panggung elite dunia.
Pencapaian ini tergolong langka. Dalam beberapa tahun terakhir, sangat sedikit tim DOTA 2 yang seluruh pemainnya berasal dari Indonesia mampu lolos ke dua turnamen tier 1 secara beruntun.
Keberhasilan REKONIX dinilai membuka kembali harapan bagi skena esports nasional untuk bersaing di level tertinggi tanpa harus bergantung pada pemain asing.
Dengan dua tiket ke ajang internasional bergengsi, REKONIX kini bersiap menghadapi tantangan lebih besar. Fokus tim diarahkan pada persiapan matang demi menjaga performa dan membawa nama Indonesia berbicara lebih jauh di panggung dunia DOTA 2..