Es Krim dan Keceriaan Kakak Adik
- by Bayu Adi Nurogo
- Editor Saadatuddaraen. ST
- 20 Jan 2026
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta - Momen makan es krim bersama sering jadi pengalaman manis yang dikenang kakak dan adik di masa kecil. Sensasi dingin dan rasa manis dari es krim spontan memunculkan tawa, obrolan ringan, dan kebersamaan yang hangat.
Kebiasaan sederhana seperti ini ternyata berkontribusi pada ikatan emosional mereka. Aktivitas kecil seperti berbagi makanan tersebut dapat memperkuat hubungan antar saudara.
Selain sebagai hiburan, konsumsi es krim di siang atau sore hari bisa menjadi momen bonding keluarga yang menyenangkan. Dikutip dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia, kegiatan makan bersama dalam keluarga membantu anak merasa lebih dekat dan memiliki ruang berbagi emosi.
Tidak hanya sekadar makan, momen ini jadi ajang berbagi cerita sekolah, teman, atau kegiatan sehari-hari. Es krim pun jadi media sosial yang mempererat komunikasi antara kakak dan adik maupun saudara.
Meski tak selalu sehat bila dikonsumsi berlebihan, menikmati es krim sesekali tetap bisa memberikan keceriaan tanpa mengorbankan pola hidup sehat. Menurut pedoman gizi seimbang dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, makanan manis seperti es krim sebaiknya dinikmati dalam porsi terkontrol.
Orang tua bisa mengatur waktu dan jumlah porsi agar anak tetap mendapat nutrisi penting tanpa kebiasaan konsumsi berlebihan. Dengan pendekatan seimbang, es krim jadi bagian pengalaman positif bagi mereka.
Secara keseluruhan, es krim bukan hanya soal rasa, tetapi juga soal kebersamaan yang tercipta. Keceriaan yang muncul saat kakak dan adik saling berbagi makanan sederhana seperti es krim bisa mempengaruhi ikatan emosional mereka jauh ke depan.
Mengabadikan momen itu dalam rutinitas keluarga bisa jadi investasi hubungan jangka panjang. Dengan begitu, makanan favorit bisa menjadi lebih dari sekadar santapan, tetapi juga pengalaman emosional yang mempererat keluarga. (Bayu Adi LPU)