Komunitas Adalah ‘Rumah Ketiga’ Bagi Generasi Muda

RRI.CO.ID, Tahuna - Komunitas bagi generasi muda kini bukan lagi sekadar tempat berkumpul atau menyalurkan hobi, melainkan telah bertransformasi menjadi wadah krusial bagi pertumbuhan mental dan keberanian mengambil tindakan.

Hal tersebut ditegaskan oleh Regina Sinedu, Komunitas Mangarene, dalam program Jaga Malam Pro2 RRI Tahuna, Minggu (18/1/2026).

Dalam obrolan komunitas tersebut, Regina menyoroti bagaimana lingkungan yang suportif mampu mengubah pola pikir anak muda yang awalnya dipenuhi rasa takut menjadi lebih percaya diri.

Ia menjelaskan bahwa banyak anak muda yang awalnya merasa ragu atau takut untuk berbicara di depan umum maupun mengambil keputusan penting. Namun, kehadiran komunitas yang memberikan kepercayaan penuh terhadap potensi anggotanya menjadi kunci perubahan karakter tersebut.

"Komunitas memberikan ruang untuk bernapas bagi anak muda. Mereka yang awalnya takut mengambil tindakan, ketika berada di lingkungan yang percaya dengan kapasitas dan potensinya, akan menjadi lebih berani mengambil langkah secara bertanggung jawab," kata Regina.

Lebih lanjut, ia mengajak para pemuda untuk memanfaatkan komunitas sebagai "Rumah Ketiga" sebuah ruang aman setelah rumah (keluarga) dan sekolah atau tempat kerja.

Menurutnya, esensi dari sebuah komunitas yang sehat adalah fokus pada masa depan dan proses belajar anggotanya, bukan pada latar belakang mereka.

"Manfaatkan komunitas itu sebagai rumah ketiga, bukan sekadar untuk berkumpul, tapi ruang aman untuk belajar. Karena komunitas sejati tidak akan menanyakan kamu siapa, tetapi menanyakan kamu mau bertumbuh ke mana," ujar Regina..

Ia menekankan bahwa setiap anggota komunitas akan didukung dengan seluruh kapasitas yang ada di dalam kelompok tersebut. Sinergi dan rasa saling memiliki inilah yang membuat komunitas menjadi motor penggerak yang kuat bagi pengembangan diri pemuda di Sangihe.

Rekomendasi Berita