Adab Muslim Bermedia Sosial di Era Digital
- by Ardian Hutabarat
- Editor Aryo Wishnu
- 16 Jan 2026
- Tanjungpinang
RRI.CO.ID, Tanjungpinang - Dalam era digital yang semakin berkembang, media sosial telah menjadi bagian penting dalam kehidupan sehari-hari. Namun, bagi seorang Muslim, penggunaan media sosial juga harus tetap mengikuti prinsip-prinsip adab dan etika Islam.
Melansir dari laman https://siskesakti.com, banyak Muslim kini menjadi konten kreator, baik di YouTube, Instagram, atau TikTok. Ini peluang besar untuk berdakwah dan menyebarkan kebaikan. Tapi ingat, niat dan isi konten harus dijaga agar tidak menyimpang dari nilai Islam. Konten yang mendidik, inspiratif, dan Islami sangat dibutuhkan di era digital.
Salah satu prinsip adab yang harus diperhatikan oleh seorang Muslim dalam bermedia sosial adalah menjaga sopan santun dan menghindari perkataan atau tindakan yang menyakiti orang lain. Sebagai umat Islam, kita diajarkan untuk selalu berbuat baik kepada sesama dan menyebarkan kasih sayang.
Selain itu, seorang Muslim juga harus menjaga kehormatan diri dan orang lain dalam bermedia sosial. Hindari menyebarkan konten yang mengandung fitnah, gosip, atau hal-hal negatif lainnya yang dapat merusak reputasi seseorang.
Sebagai umat Islam, kita diajarkan untuk menjaga lidah dan tidak menyebarkan berita bohong atau menyesatkan. Selain itu, seorang Muslim juga perlu mawas diri dalam mengontrol waktu dan aktivitasnya di media sosial.
Oleh karena itu, jangan sampai kita terjebak dalam dunia maya sehingga melupakan kewajiban-kewajiban kita sebagai seorang Muslim, seperti shalat, membaca Al-Quran, dan berbuat kebaikan kepada sesama.
Dengan memperhatikan prinsip-prinsip adab dan etika dalam bermedia sosial, seorang Muslim dapat menjadi teladan bagi orang lain dalam menggunakan teknologi dengan bijak.
Mari kita jadikan media sosial sebagai saluran untuk menyebarkan kebaikan, sebagai ladang amal jariyah dan mempererat ukhuwah sesama umat Muslim, sesuai dengan ajaran Islam yang damai dan toleran.