Nasi Dingin Lebih Sehat ? Cek Faktanya !

RRI.CO.ID, Tanjungpinang- Nasi

merupakan salah satu makan pokok sebagian besar masyarakat Indonesia. nasi juga bisa diolah menjadi berbagai hidangan lezat seperti nasi goreng dan bisa menjadi bagian dari pola makan sehat jika dikonsumsi dengan bijak.

Sumber karbohidrat utama yang diolah dari beras, kaya energi, serta mengandung protein, serat, magnesium, dan mineral penting lainnya, meskipun nasi putih rendah serat dan bisa meningkatkan gula darah jika berlebihan.

Adapun beberapa varian nasi yang biasa dikonsumsi yaitu:

1. Nasi Putih ; Makanan pokok tinggi karbohidrat, rendah serat, lemak, protein, vitamin, dan mineral karena dedak serta embrio bijinya telah dihilangkan saat pemrosesan.

  1. Nasi Merah ; Biji-bijian utuh kaya serat, magnesium, zat besi, zink, dan antioksidan flavonoid (antosianin, apigenin, quercetin). Memberikan rasa kenyang lebih lama dan baik untuk penderita diabetes.
  2. Nasi Hitam; Tinggi antioksidan kuat (antosianin) dan anti-inflamasi, melindungi sel dari radikal bebas. Berubah warna menjadi ungu saat dimasak, kaya serat, dan memiliki sifat anti-kanker.
  3. Nasi Coklat ; Mirip nasi merah, kaya nutrisi seperti flavonoid, protein, serat, magnesium, dan zat besi.
  4. Nasi Shirataki ; Berasal dari umbi konjac, sangat rendah kalori dan karbohidrat, teksturnya kenyal seperti mi.
  5. Nasi Pulen; Beras aromatik dengan tekstur lembut, mengandung mineral seperti seng, magnesium, tembaga, dan vitamin B, sering diperkaya (fortifikasi).

Dari berbagai jenis nasi yang biasa dikonsumsi masyarakat, ternyata nasi yang dikonsumsi dalam keadaan dingin lebih sehat jika di bandingkan mengkonsumsi dalam keadaan panas. Seperti yang dikutip dari laman

https://rspp.co.id/artikel-detail-582-Manfaat-Nasi-Dingin-untuk-Kesehatan-Fakta-atau-Mitos.html konsumsi nasi dalam keadaan dingin memiliki beberapa kelebihan seperti :

1. Meningkatkan sensitivitas insulin

: Dengan meningkatkan sensitivitas insulin, pati resisten dapat membantu mengatur kadar gula darah.

2. Meningkatkan kesehatan usus

: Pati resisten menjadi makanan bagi bakteri baik di usus, sehingga mendukung kesehatan pencernaan.

3. Membantu menurunkan berat badan

: Karena tidak semua kalori dari pati resisten diserap tubuh, makanan yang kaya pati resisten dapat membantu merasa kenyang lebih lama dan mengurangi asupan kalori secara keseluruhan.

Namun, perlu diingat kandungan pati resisten dalam nasi dingin dapat bervariasi tergantung pada jenis beras, metode memasak, dan waktu pendinginan. Nasi putih yang telah didinginkan mungkin memiliki kandungan pati resisten yang lebih tinggi dibandingkan nasi merah.

Meskipun pati resisten memiliki manfaat kesehatan, faktor lain seperti pola makan secara keseluruhan dan gaya hidup juga sangat penting dalam menjaga kesehatan.


Rekomendasi Berita