Orang Tua Harap Waspada, LGBT Masuk Dunia Remaja

RRI.CO.ID, Tarakan - Fenomena Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender (LGBT) mulai merajalela di Kota Tarakan. Fenomena ini cukup mengkhawatirkan masyarakat lantaran sudah merambah ke kalangan pelajar atau dunia pendidikan. Pekerja Sosial Ahli Pertama Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Kota Tarakan, Alghi Fari Smith mengatakan, telah menerima laporan dari salah satu Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kota Tarakan yang muridnya yang merupakan penyuka sesama jenis. Selain itu, pihaknya juga menerima laporan dari salah satu orang tua bahwa anaknya terindikasi telah berperilaku LGBT. Ia membeberkan di tahun 2024 ini, terdapat satu sekolah dan dua orang tua yang melaporkan fenomena LGBT. Untuk itu, menurutnya, peran orang tua sangat penting untuk menghindari pergaulan bebas termasuk LGBT.

"Orang tua diharapkan lebih meningkatkan

parenting aja. Jangan sampai anak-anaknya begitu mereka lengah, kaget, ternyatadi rumahnya sudah ada prilaku yang mengarah ke LGBT, ujar Alghi Fari, Senin (12/1/2026)

AlGifari Smith menambahkan, fenomena LGBT dipicu karena efek pergaulan bebas. Selain itu, pengaruh sosial media dan gadget pun menjadi salah satu pemicu perilaku LGBT mengingat masa SMP merupakan masa anak mencari jati diri dengan rasa keingintahuan yang besar.

Orang tua diminta memberi pola asuh secara maksimal. Untuk mencegah fenomena ini semakin marak, pihaknya melakukan sosialisasi dan edukasi tentang efek negatif dari pergaulan bebas termasuk fenomena LGBT.

Rekomendasi Berita