Awal Tahun, Dinkes Tuban Catat 23 Kasus DBD

  • by Witra
  • Editor Abdul Wahab
  • 20 Jan 2026
  • Tuban

RRI.CO.ID, Tuban - Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Kabupaten Tuban mencatat sebanyak 23 kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) terjadi sepanjang Januari 2026. Dari jumlah tersebut, mayoritas pasien merupakan anak-anak dengan rentang usia 1 hingga 14 tahun.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2) Dinkes P2KB Kabupaten Tuban, Syahrul Afifa Ratna Sari, menyampaikan bahwa tingginya kasus DBD pada anak-anak perlu menjadi perhatian bersama, terutama di tengah kondisi cuaca yang mendukung perkembangbiakan nyamuk Aedes aegypti sebagai vektor penular DBD.

“Sebagian besar pasien yang terjangkit adalah anak-anak. Hal ini menunjukkan bahwa lingkungan tempat tinggal dan aktivitas sehari-hari perlu mendapat perhatian lebih dalam upaya pencegahan,” ujar Ratna Sari, Selasa, 20 Januari 2026.

Ia mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dengan menerapkan langkah pencegahan melalui gerakan 3M Plus, yakni menguras tempat penampungan air secara rutin, menutup rapat wadah air, serta memanfaatkan kembali atau mendaur ulang barang-barang bekas yang berpotensi menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk.

Selain itu, upaya “Plus” juga perlu dilakukan, antara lain dengan menggunakan obat anti nyamuk, memasang kawat kasa pada ventilasi rumah, menanam tanaman pengusir nyamuk, serta menjaga kebersihan lingkungan sekitar.

"Dan menerapkan progam Juru Pemantau Jentik (Jumantik)," katanya.

Dinkes P2KB Kabupaten Tuban berharap peran aktif masyarakat dalam menerapkan pola hidup bersih dan sehat dapat menekan angka kasus DBD, khususnya pada kelompok usia anak-anak yang tergolong rentan terhadap penyakit tersebut.

Rekomendasi Berita