Susu Kaya Manfaat, Sumber Nutrisi Bagi Pertumbuhan
- by Miskam
- Editor Mahadevi Pramitha
- 20 Jan 2026
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Yogyakarta: Susu termasuk salah satu minuman terkenal yang memiliki khasiat luar biasa bagi tubuh manusia. Beberapa jenis susu yang biasanya dikonsumsi, yaitu susu sapi, kambing, ataupun susu kedelai dan khusus bayi ada ASI.
Begitu pentingnya nutrisi bagi fase awal kehidupan, terungkap fakta mendalam mengenai perbedaan signifikan antara Air Susu Ibu (ASI) dengan susu lainnya seperti susu sapi dan susu kambing. Ir Lukman Amin, herbalis dari Harmoni Herbal Yogyakarta, pada program acara Mbangun Desa Pro4 RRI yogyakarta, menyebut susu sebagai sumber nutrisi utama yang dirancang secara alami untuk menunjang pertumbuhan spesifik setiap makhluk hidup.
Dikatakannya ASI merupakan cairan biologis yang diproduksi oleh manusia, dengan kandungan nutrisi yang sangat lengkap dan sesuai dengan kebutuhan pertumbuhan bayi. Secara alami, produksi ASI telah menyesuaikan diri dengan masa pertumbuhan manusia yang relatif lebih lambat dibandingkan hewan.
"Menariknya, meskipun pertumbuhan manusia lebih lambat, ASI memiliki kandungan Laktosa (gula susu) tertinggi dibandingkan susu sapi maupun kambing. Hal ini memberikan rasa manis alami yang disukai bayi sekaligus menjadi sumber energi yang penting," ujarnya.
Tingginya kadar protein pada susu sapi dan kambing (tiga kali lipat dari ASI) berkaitan erat dengan durasi pendewasaan hewan yang jauh lebih cepat. Lukman Amin mencontohkan sapi mencapai usia dewasa hanya dalam waktu 2 tahun, sementara kambing hanya butuh 1 tahun. Sebaliknya, manusia membutuhkan waktu 15-17 tahun untuk mencapai kedewasaan, sehingga asupan protein dalam ASI lebih rendah namun tepat guna.
"Mengingat susu adalah makanan pertama bayi sebelum sistem pencernaannya siap mengonsumsi makanan dewasa, disarankan penggunaan ASI sebagai prioritas utama," katanya.
Dalam pemaparanya Lukman Amin menyebut, ketepatan nutrisi di masa awal pertumbuhan adalah investasi jangka panjang bagi kesehatan dan perkembangan sistem pencernaan anak. Namun, dalam kondisi medis tertentu, jika ibu mengalami kendala produksi atau kecukupan ASI, maka susu kambing, susu sapi, maupun susu formula dapat menjadi alternatif pilihan setelah dikonsultasikan terlebih dahulu.