Motif Tenun Khas NTT Ciptakan Kreasi dan Kebangaan

KBRN,Atambua:Motif kain tenun NTT (Nusa Tenggara Timur) telah menjadi sumber peningkatan ekonomi masyarakat melalui usah UMKM (Usaha Mikro,Kecil, dan Menengah) dalam menciptakan berbagai kreasi busana dan aksesoris yang tak hanya indah, tetapi juga mengangkat warisan budaya NTT ke tingkat nasional.

UMKM kain tenun Tunas NTT telah mendorong banyak kreativitas dengan menciptakan kreasi seni berbagai busana yang memukau.Dengan sentuhan modern,busana yang tercipta dengan menggabungkan unsur-unsur tenun NTT telah mencuri hati konsumen fashion di dalam dan luar daerah.

“Kreasi seni olahan kain tenun yang kami hasilkan ini beragam mulai dari aksesoris berupa topi, anting, kalung, dompet dan tas tidak hanya itu saja namaun ada juga busana tenuna modern seperti blazer,jaket dan baju”ungkap Owner UMKM Tunas Mariana Tuto Demon pada perbincangan rri.co.id,Selasa(30/12/2025.

Bentuk inovasi ini tidak berhenti pada busana saja. Namun Aksesoris fashion seperti dan perhiasan telah diberi sentuhan tenun NTT, menciptakan produk yang memancarkan pesona budaya dan keindahan khas daerah.Inovasi ini bukan hanya tentang menciptakan produk yang menawan mata, tetapi juga tentang menjaga keberlanjutan warisan budaya NTT.

‘’UMKM Kain Tenun Tunas ini merupakan mitra yang telah bekerja sama dengan para penenun kain di berbagai daerah Nusa Tenggara timur yaitu Timor, Sabu, Rote, Flores dan Sumba serta bekerja sama dengan Bank NTT,’’ujar Mariana.

Para UMKM tenun NTT membawa manfaat besar dengan melestarikan budaya, menciptakan lapangan kerja, meningkatkan ekonomi lokal, serta mempromosikan NTT sebagai pusat fashion dan budaya melalui inovasi produk modern (busana, aksesoris) dari tenun tradisional,berharap tenun NTT mendunia dan berkelanjutan secara ekonomi bagi penenun, mengangkat martabat daerah, dan menjaga identitas budaya melalui pewarnaan alami dan motif khas, mendorong kesejahteraan masyarakat dan pengakuan global.

‘’Melalui integrasi budaya dan tren modern, tenun NTT bukan sekadar kain, melainkan simbol kemandirian ekonomi dan kebanggaan identitas bangsa,’’ucapnya.


Rekomendasi Berita