Kampanye Anti Narkoba, Cegah Bahaya Narkoba Sejak Dini
- by Imelda Karolina Maria Teti
- Editor Ratna Asmawati
- 21 Jan 2026
- Atambua
RRI.CO.ID, Atambua - Kampanye anti narkoba dinilai memiliki peran penting dalam mencegah penyalahgunaan narkoba sejak usia dini, khususnya di kalangan pelajar. Hal tersebut disampaikan oleh Vickaria Nahak, seorang guru di Kupang Montesori School kepada RRI, beberapa wa9ktu lalu.
"Edukasi yang tepat mengenai bahaya narkoba menjadi langkah awal untuk melindungi generasi muda dari pengaruh negatif lingkungan," ujarnya. "Kampanye anti narkoba harus dilakukan secara berkelanjutan dan menyasar anak-anak serta remaja."
Menurutnya, usia muda merupakan fase paling rentan terhadap pengaruh pergaulan yang salah. Vickaria menjelaskan bahwa narkoba dapat memberikan dampak serius terhadap kesehatan fisik dan mental.
"Penyalahgunaan zat terlarang tidak hanya merusak tubuh," ucapnya. "Namun, juga berbahaya karena memengaruhi kondisi psikologis yang berdampak jangka panjang."
Selain aspek kesehatan, narkoba juga berdampak besar pada dunia pendidikan. Banyak pelajar yang kehilangan fokus belajar, mengalami penurunan prestasi, bahkan putus sekolah akibat terjerat narkoba.
"Kampanye anti narkoba sangat penting agar generasi muda memahami," ucapnya. "Bahwa narkoba dapat menghancurkan masa depan dan kualitas hidup mereka."
Ia menambahkan, sekolah memiliki peran strategis sebagai ruang edukasi utama dalam menyampaikan informasi yang benar tentang bahaya narkoba. Guru diharapkan mampu menjadi teladan sekaligus pendamping bagi siswa.
Melalui kampanye yang masif dan konsisten, Vickaria berharap generasi muda mampu memiliki ketahanan diri dan berani menolak narkoba. Serta, tumbuh menjadi sumber daya manusia yang sehat dan berkualitas.