Warga Diimbau Lengkapi Kandang Ternak dengan CCTV
- by Agustina Suryati
- Editor Ikhwan Wijaya
- 20 Jan 2026
- Bandar Lampung
RRI.CO.ID, Pringsewu - Kapolres Pringsewu AKBP M Yunnus Saputra mengimbau warga, khususnya pemilik ternak, untuk meningkatkan keamanan kandang dengan memasang kamera pengawas atau CCTV guna mencegah pencurian hewan sekaligus memudahkan proses penyidikan, Selasa 20 Januari 2026. Imbauan tersebut disampaikan menyusul terungkapnya komplotan pencurian sapi yang selama ini beroperasi di wilayah Pringsewu.
Kapolres menegaskan, kelima pelaku selalu bergerak bersama dalam setiap aksinya dan tidak bekerja secara terpisah.
“Kelimanya selalu bekerja bersama-sama, bukan punya peran-peran yang bisa bergantian. Atau mungkin bekerja dengan tim yang terpisah-pisah, dengan dua orang pelaku, dengan tiga orang pelaku, enggak. Lima-limanya bekerja bersama-sama,” ujar AKBP M Yunnus Saputra.
Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, polisi baru menemukan tiga tempat kejadian perkara (TKP) yang dapat dipastikan. TKP pertama tercatat pada April 2024, disusul satu TKP di pertengahan waktu, dan satu TKP terbaru.
“Sejauh ini yang bisa ditemukan oleh penyidik, baru tiga TKP. Namun kami menduga bahwa kelima orang pelaku ini bertanggung jawab terhadap TKP-TKP lainnya di wilayah Pringsewu,” katanya.
Kapolres menjelaskan, proses pembuktian terhadap dugaan TKP lain masih membutuhkan waktu. Salah satu kendala utama adalah minimnya alat pengawasan di lokasi kandang ternak milik warga.
“Kebanyakan di TKP curian sapi ini kandangnya tidak dilengkapi dengan CCTV. Sehingga untuk membuktikan bahwa sapi yang dicuri pada tanggal tertentu dilakukan oleh komplotan ini, belum ada petunjuk yang kuat,” ujranya.
Atas kondisi tersebut, Kapolres mengimbau masyarakat agar lebih waspada dan proaktif menjaga keamanan ternak, salah satunya dengan memasang CCTV di sekitar kandang.
“Nah, untuk itu kami menghimbau kepada para warga yang memiliki kandang agar melengkapi kandang-kandangnya dengan CCTV. Ini akan sangat membantu penyidik ketika menangani kasus pencurian hewan,” ucapnya.
Meski demikian, pihak kepolisian memastikan tetap mengoptimalkan pengembangan kasus untuk mengungkap kemungkinan keterlibatan pelaku lain dan mencegah munculnya komplotan pencurian hewan baru di wilayah Pringsewu.
“Kami berupaya agar tidak ada lagi komplotan lain yang bekerja melakukan pencurian hewan di wilayah kami,” kata Kapolres.