Bupati Tubaba Tekankan SPPG Berdayakan Ekonomi Lokal

RRI.CO.ID, Tulang Bawang Barat: Bupati Tulang Bawang Barat, Novriwan Jaya, bersama Wakil Bupati Nadirsyah, meresmikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang dilaksanakan oleh Polres Tulang Bawang Barat, di Panaragan Jaya, Kelurahan Tulang Bawang Tengah, Rabu, 21 Januari 2026.


Bupatu Tubaba, Novriwan Jaya, menyampaikan SPPG merupakan bagian dari program unggulan Presiden Republik Indonesia yang tidak hanya berfokus pada pemenuhan kebutuhan gizi masyarakat, tetapi juga dirancang untuk mendorong pemberdayaan ekonomi lokal secara berkelanjutan.

“Program ini bukan hanya soal makan bergizi, tetapi bagaimana kita bersama-sama memberdayakan potensi daerah, mulai dari peternak telur, petani sayur, hingga pelaku UMKM roti dan pangan lainnya,” kata Novriwan.

Dia menegaskan bahwa seluruh bahan pangan yang digunakan dalam pelaksanaan SPPG telah melalui proses koordinasi lintas wilayah, lintas kecamatan, serta lintas instansi, dan dipastikan memenuhi standar keamanan pangan, kehalalan, serta sertifikasi resmi, guna menjamin kualitas dan keamanan makanan bagi penerima manfaat.

Dia menjelaskan pemerintah daerah mendorong pemanfaatan produk peternakan lokal sebagai langkah konkret penguatan ekonomi daerah.

Dari kebutuhan daging bulanan yang mencapai sekitar 12 ton, pemerintah daerah menargetkan minimal 30 persen dapat dipenuhi dari potensi lokal, termasuk penggunaan daging kambing sebagai alternatif selain daging sapi.

“Kami ingin program ini memberikan manfaat ganda, tidak hanya meningkatkan gizi masyarakat, tetapi juga menggerakkan roda perekonomian lokal. Seluruh mitra yang terlibat telah memenuhi standar, termasuk jaminan kehalalan proses penyembelihan,” jelasnya.

Kapolres Tulang Bawang Barat, AKBP Sendi Antoni, mengatakan SPPG merupakan upaya strategis dalam membangun kesadaran gizi, kepedulian sosial, sekaligus mendorong pemberdayaan ekonomi lokal berbasis potensi daerah.

“SPPG bukan sekadar dapur biasa, melainkan dapur harapan, tempat gizi anak-anak bangsa disiapkan dengan penuh kepedulian, cinta, serta mengedepankan standar higienitas dan mutu yang tinggi,” jelasnya.

Melalui Program Makanan Bergizi Gratis, dia berharap anak-anak dapat tumbuh sehat, kuat, dan cerdas, serta siap menjadi Generasi Emas Indonesia 2045 yang produktif, berkualitas, dan berdaya saing.

Kapolres juga mengajak seluruh unsur, baik pemerintah daerah, Forkopimda Plus, tokoh masyarakat, maupun jajaran Polri, untuk terus memperkuat sinergi dan kolaborasi demi keberlanjutan dan ketepatan sasaran program.

Sebagai informasi, Dapur SPPG Panaragan Jaya yang berlokasi di Panaragan Jaya 4 saat ini melayani sekitar 1.880 penerima manfaat, terdiri dari 1.465 anak sekolah serta 415 ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.

Jumlah tersebut diproyeksikan akan bertambah mulai pekan depan seiring dengan adanya program pemerataan dari BGN.

Rekomendasi Berita