Digital Marketing UMKM Perlu Diterapkan Proporsional
- by Erni Irawati
- Editor Lay Sulaiman
- 25 Des 2025
- Banjarmasin
KBRN, Banjarmasin: Digital marketing dinilai penting bagi pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), namun penerapannya perlu dilakukan secara proporsional agar tidak menjadi beban usaha. Hal tersebut disampaikan Junior Researcher Wetland Box, Muhammad Arsyad, dalam program Ruang UMKM di RRI Pro4 Banjarmasin, Rabu (24/12/2025).
Arsyad menilai, masih banyak pelaku UMKM di Banjarmasin yang memiliki keterbatasan pengetahuan teknologi, khususnya dalam pemanfaatan media sosial dan pemasaran digital. Kondisi ini membuat pendampingan serta pemahaman dasar menjadi kebutuhan penting.
Ia menjelaskan, berdasarkan hasil pengamatan dan survei sederhana yang dilakukan, sebagian pelaku UMKM belum mampu menentukan strategi digital marketing yang sesuai dengan kebutuhan dan kapasitas usahanya. Akibatnya, penerapan pemasaran digital kerap tidak efektif.
Menurutnya, digital marketing memang dibutuhkan bagi UMKM yang ingin memperluas pasar lintas wilayah. Namun, tidak semua instrumen harus diterapkan secara bersamaan.
“Digital marketing itu sangat luas, dan tidak semuanya cocok untuk UMKM. Jika dipaksakan, justru bisa menjadi beban bagi pelaku usaha,” ujarnya.
Arsyad menyarankan agar pelaku UMKM memulai dari langkah paling sederhana, seperti mendaftarkan usaha di Google Maps serta memanfaatkan WhatsApp Business. Langkah tersebut dinilai lebih mudah diterapkan sebelum masuk ke media sosial atau strategi pemasaran digital yang lebih kompleks.
Ia menambahkan, kunci utama digital marketing terletak pada kesadaran pelaku usaha terhadap produk dan positioning bisnisnya. Dengan pemahaman tersebut, pemasaran digital dapat menjadi solusi pengembangan usaha, bukan sekadar mengikuti tren.
Arsyad menegaskan, kesalahan yang kerap dilakukan UMKM adalah mengikuti tren digital tanpa perhitungan kebutuhan dan sumber daya. “Ketika digital marketing dipaksakan tanpa kesiapan, maka fungsinya berubah dari solusi menjadi tekanan,” katanya.