RRI.CO.ID, Cilegon: Budaya berjalan kaki di masyarakat Banten mulai menunjukkan perkembangan positif. Aktivitas ini semakin diminati warga, khususnya pada pagi dan sore hari, sebagai bentuk kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan.
Pelatih lari, Yuniyanto Kusuma, menilai minat masyarakat terhadap aktivitas berjalan kaki mengalami peningkatan dalam beberapa tahun terakhir. Menurutnya, di sejumlah wilayah seperti Kota Cilegon, pejalan kaki kini mulai ramai terlihat di ruang publik.
“Kalau di Cilegon, sekarang sudah mulai ramai orang jalan kaki, terutama pagi dan sore,” ucap Yanto kepada RRI Banten dalam program Banten Menyapa, Senin 19 Januari 2026.
Ia menyebut, meningkatnya kesadaran masyarakat ini menjadi modal penting dalam membangun budaya hidup sehat. Meski demikian, menurutnya, kebiasaan berjalan kaki masih perlu terus didorong agar menjadi rutinitas, bukan sekadar tren sesaat.
Yuniyanto menambahkan, peringatan Hari Pejalan Kaki Nasional bisa dimanfaatkan sebagai sarana edukasi kepada masyarakat agar berjalan kaki tidak hanya dipahami sebagai aktivitas rekreasi, tetapi juga sebagai olahraga yang konsisten.
Ia juga mendorong terbentuknya komunitas pejalan kaki sebagai wadah untuk mengajak masyarakat lebih aktif. Dengan adanya komunitas, aktivitas berjalan kaki dapat dilakukan secara terjadwal dan berkelanjutan. “Kalau ada komunitas, orang jadi lebih semangat dan konsisten,” kata yanto.
Menurutnya, partisipasi masyarakat menjadi kunci utama dalam membangun budaya berjalan kaki. Pemerintah, komunitas, dan individu perlu saling mendukung agar aktivitas ini semakin berkembang.