Fungsi dan Perawatan Kondensor AC Mobil Agar Optimal
- by Agus Ardan Maulana
- Editor Dendy Fachreinsyah
- 14 Nov 2025
- Banten
KBRN, Serang: Kondensor AC mobil merupakan salah satu komponen penting dalam sistem pendingin kabin. Meski sering luput dari perhatian pemilik kendaraan, kondensor memiliki peran vital dalam menjaga udara di dalam mobil tetap sejuk, terutama saat cuaca panas.
Kondensor bekerja dengan cara melepaskan panas dari refrigeran
(freon) yang sebelumnya dipadatkan oleh kompresor. Proses pelepasan panas ini membuat refrigeran berubah menjadi cairan bertekanan tinggi dan siap disalurkan kembali ke evaporator untuk menghasilkan udara dingin.Menurut teknisi AC mobil di Kota Serang, Ahmad Pratama, kondensor yang tidak dirawat dapat menimbulkan berbagai masalah pada pendingin kabin kendaraan.
Baca juga:
Cara Merawat AC Mobil Agar Berfungsi Maksimal“Jika kondensor kotor atau tersumbat, proses pembuangan panas tidak bisa optimal. Akibatnya, AC terasa kurang dingin dan kompresor bekerja lebih berat,” ucap Ahmad kepada RRI, Jumat (14/11/2025).
Ia menambahkan, kerusakan pada kondensor bahkan dapat menyebabkan kebocoran refrigeran, yang pada akhirnya membuat sistem AC tidak dapat berfungsi sama sekali.
Ahmad juga menjelaskan untuk mencegah kerusakan dan menjaga kinerja AC, pemilik kendaraan disarankan melakukan perawatan kondensor secara berkala. Beberapa langkah yang perlu diperhatikan menurut Ahmad, membersihkan kondensor dari debu dan kotoran, kondensor yang berada di bagian depan mobil mudah tertutup debu, tanah, atau serangga.
Baca juga:
Manfaat Ganti Oli Kompresor AC Mobil Secara Berkala“Pembersihan rutin dapat dilakukan dengan semprotan air bertekanan sedang agar sirip-sirip kondensor tidak rusak. Memeriksa kebocoran, titik kebocoran pada kondensor dapat menyebabkan freon habis,” ujar dia.
Pemeriksaan rutin oleh teknisi AC dapat membantu mendeteksi kerusakan lebih awal. Menjaga jarak kondensor dengan radiator,
pada beberapa kendaraan, jarak antara kondensor dan radiator terlalu dekat sehingga aliran udara terhambat. Pembersihan area sela dapat meningkatkan sirkulasi udara.“Pastikan juga kipas pendingin berfungsi. Kipas pendingin yang rusak akan mengurangi kemampuan kondensor melepaskan panas. Jika suhu mesin meningkat dan AC terasa kurang dingin, kipas bisa menjadi penyebabnya,” ucapnya.
Baca juga:
Manfaat dan Fungsi Dinamo Kipas Radiator MobilAhmad juga mengatakan pentingnya pemilik mobil untuk tidak menunda perawatan AC karena kerusakan kecil dapat berujung pada biaya yang jauh lebih besar.
“Rawatlah kondensor secara berkala. Biayanya jauh lebih kecil dibanding harus mengganti komponen AC yang rusak karena perawatan terlambat,” ujarnya.
Dengan perawatan yang tepat, kondensor AC mobil dapat bekerja secara optimal, memberikan kenyamanan bagi pengemudi dan penumpang, serta menjaga usia pakai sistem pendingin kendaraan tetap panjang.