Cara Gunakan Tombol SOS Darurat di Kereta LRT

KBRN, Serang: Keselamatan penumpang menjadi aspek penting yang terus dijaga dalam setiap operasional layanan transportasi publik, termasuk kereta Lintas Rel Terpadu (LRT). Berbagai fasilitas keselamatan pun disiapkan untuk membantu penumpang menghadapi situasi mendesak.

Salah satu fasilitas yang memiliki peran signifikan adalah interkom darurat atau tombol SOS yang dipasang di setiap gerbong, tepatnya di area dekat pintu. Perangkat ini memungkinkan penumpang terhubung langsung dengan petugas kabin ketika membutuhkan bantuan mendesak.

Melalui interkom tersebut, informasi darurat dapat tersampaikan lebih cepat sehingga memudahkan petugas dalam menentukan langkah penanganan yang sesuai. Selain itu, indikator perangkat selalu dicek secara rutin oleh teknisi untuk memastikan interkom dalam kondisi aktif dan siap digunakan kapan pun.

Baca juga:

Mengenal Rem Darurat pada Kereta LRT

Situasi darurat yang kerap terjadi mencakup kehilangan barang penting seperti ponsel yang dapat menyulitkan penumpang dalam keadaan tertentu. Tak hanya itu, kondisi medis mendadak yang membutuhkan pertolongan pertama juga menjadi salah satu alasan pentingnya penggunaan interkom.

Pekerja

monthly light maintenance LRT, Rangga Putera menyebut, prosedur penggunaan interkom sengaja dibuat sederhana agar mudah dipahami seluruh penumpang.

“Tekan tombolnya terlebih dahulu lalu tunggu respons petugas sebelum menjelaskan keadaan darurat,” ucapnya, Jumat (11/12/2025).

Ia menambahkan, pemeriksaan interkom dilakukan secara menyeluruh guna menjaga fungsi setiap perangkat. “Kami memastikan seluruh unit berfungsi baik sehingga penumpang dapat meminta pertolongan dengan segera,” katanya.

Baca juga:

Mengenal Sistem Penggerak Kereta LRT

Penggunaan interkom darurat diharapkan dilakukan secara bertanggung jawab sesuai prosedur keselamatan yang telah ditetapkan. Tindakan yang tepat akan memastikan perangkat ini bekerja efektif untuk membantu penumpang saat kondisi darurat terjadi.

Penyalahgunaan perangkat tidak hanya mengganggu operasional, tetapi juga dapat membahayakan perjalanan sehingga aturan hukum diterapkan sesuai Pasal 194 KUHP. Ketentuan pidana diberlakukan agar keamanan layanan dan keselamatan penumpang tetap terjaga optimal.

Dengan berbagai fungsinya tersebut, interkom darurat menjadi elemen vital dalam mendukung respons cepat di seluruh rangkaian kereta LRT. Keberadaan perangkat ini memastikan penanganan keadaan darurat dapat dilakukan lebih cepat sehingga risiko insiden dapat diminimalkan sepanjang perjalanan. (Dinda Deva)

Rekomendasi Berita