Bearing, Komponen Kecil Penentu Kelancaran Mesin
- by Agus Ardan Maulana
- Editor Dendy Fachreinsyah
- 20 Des 2025
- Banten
KBRN, Serang: Di balik kinerja mesin kendaraan yang halus dan stabil, terdapat satu komponen penting yang sering kali tidak terlihat namun memiliki peran besar, yakni
bearing. Bearing adalah bantalan yang berfungsi menahan poros agar tetap berada pada posisinya serta mempermudah gerakan berputar dengan mengurangi gesekan.Menurut seorang mekanik di sebuah bengkel kendaraan asal Kota Serang, Fatur,
bearing merupakan bagian vital pada kendaraan, baik pada mesin, roda, hingga komponen berputar lainnya. “Bearing bekerja sebagai bantalan putar. Tanpa bearing, putaran komponen akan terasa berat, kasar, bahkan bisa merusak bagian lain karena gesekan yang terlalu besar,” ujar Fatur, Jumat (19/12/2025).Fatur menjelaskan,
bearing berfungsi mengurangi gesekan antara dua komponen yang bergerak, menjaga kestabilan putaran, serta memastikan komponen tetap berada pada posisi yang benar. Pada kendaraan, bearing dapat ditemukan pada roda, poros mesin, alternator, hingga komponen transmisi.“Contohnya pada roda mobil. Jika
bearing mulai rusak, akan timbul bunyi dengung, roda terasa tidak stabil, bahkan bisa membahayakan keselamatan pengemudi,” ucapnya.Selain menjaga kelancaran gerak,
bearing juga berperan penting dalam mendukung efisiensi kendaraan. Dengan berkurangnya gesekan, tenaga mesin tidak banyak terbuang sehingga kinerja mesin lebih optimal.Namun demikian, Fatur mengingatkan bahwa
bearing tetap memiliki usia pakai. Kerusakan biasanya ditandai dengan suara berisik, getaran berlebih, dan putaran yang terasa tidak halus. “Jika tanda-tanda tersebut muncul, jangan dibiarkan. Segera lakukan pemeriksaan karena bearing yang rusak dapat merusak komponen lain dan menambah biaya perbaikan,” ujar Fatur.Ia juga menyarankan penggunaan bearing berkualitas dan perawatan rutin agar daya tahannya lebih lama. Kebersihan, pelumasan, serta pemasangan yang tepat menjadi faktor penting dalam menjaga kondisi
bearing.