Aurelie Moeremans Minta Publik Hentikan Spekulasi

  • by
  • Editor Ahmad Rival Kasim
  • 19 Jan 2026
  • Batam

RRI.CO.ID, Batam - Aurelie Moeremans mengimbau publik agar tidak berspekulasi maupun melakukan perundungan terhadap sosok nyata yang diduga menjadi inspirasi karakter dalam bukunya,

Broken Strings. Permintaan tersebut disampaikan menyusul viralnya buku tersebut di media sosial, yang memicu munculnya sejumlah nama yang dikaitkan dengan cerita, termasuk Roby Tremonti.


Aurelie menegaskan bahwa banyak asumsi yang beredar belum tentu benar dan justru membuatnya tidak nyaman. Ia meminta pembaca untuk tidak menyerang karakter dalam buku, terlebih jika hanya berdasarkan dugaan semata.


Ia kemudian mengajak publik untuk kembali pada tujuan utama penulisan

Broken Strings, yakni berbagi pengalaman pribadi sekaligus proses penyembuhan yang ia lalui. Menurut Aurelie, buku tersebut diharapkan dapat memberi kekuatan dan membantu pembaca yang pernah mengalami situasi serupa.


Karena itu, ia menekankan bahwa mengungkap atau mencari sosok nyata di balik karakter bukanlah fokus dari perilisan buku tersebut. Aurelie menyebut cerita itu ditulis untuk menyampaikan pengalaman, luka batin, serta perjalanan pemulihan secara jujur, bukan untuk menghakimi atau memicu serangan terhadap pihak tertentu.


Aurelie juga menanggapi kemungkinan adanya pihak yang mengklaim diri sebagai karakter dalam bukunya. Ia menyatakan hal tersebut merupakan urusan pribadi masing-masing, namun kembali menegaskan agar publik tidak melakukan penyerangan berdasarkan spekulasi.


Broken Strings dirilis Aurelie Moeremans beberapa waktu lalu. Buku tersebut pertama kali diterbitkan dalam bahasa Inggris, kemudian disusul versi bahasa Indonesia yang dirilis secara digital dan gratis.


Dalam buku itu, Aurelie membagikan pengalaman kekerasan dan ancaman yang ia alami saat masih berusia 15 tahun, termasuk dugaan menjadi korban grooming. Ia juga menceritakan relasi yang melibatkan manipulasi dan kontrol, serta proses dirinya perlahan keluar dari situasi tersebut.


Aurelie sebelumnya juga pernah mengungkap di media sosial bahwa pernikahan yang dijalaninya kala itu dilandasi rasa terpaksa, disertai ancaman jika ia berusaha meninggalkan hubungan tersebut.

Rekomendasi Berita