Ini 5 Jenis Fobia yang Paling Umum

RRI.CO.ID, Baubau - Fobia merupakan salah satu gangguan kecemasan yang ditandai dengan rasa takut berlebihan terhadap objek atau situasi tertentu. Meski sering dianggap sepele, fobia dapat berdampak signifikan terhadap aktivitas dan kualitas hidup penderitanya.

Berbagai jenis fobia kerap ditemui di tengah masyarakat dengan karakteristik yang berbeda-beda. Melansir Honestdoct, Rabu 21 Januari 2026, salah satu fobia yang paling umum adalah

mysophobia, yaitu ketakutan berlebihan terhadap kotoran, bakteri, dan kuman.

Penderita mysophobia sangat takut terhadap kontaminasi sehingga cenderung menunjukkan perilaku mencuci tangan secara berulang-ulang. Fobia ini juga dikenal dengan sebutan lain seperti germophobia, bacteriophobia, atau bacillophobia.

Jenis fobia berikutnya adalah

fobia sosial atau gangguan kecemasan sosial. Kondisi ini ditandai dengan rasa takut ekstrem ketika berada dalam situasi sosial, seperti berbicara di depan umum atau berinteraksi dengan orang asing.

Penderita fobia sosial biasanya mengalami kecemasan yang jauh melebihi rasa malu normal dan sering menghindari percakapan karena takut dinilai negatif oleh orang lain.

Selain itu, terdapat

trypanophobia, yaitu ketakutan berlebihan terhadap jarum suntik dan prosedur medis yang melibatkan suntikan. Penderita fobia ini bahkan dapat menghindari pemeriksaan medis penting seperti tes darah, meskipun kondisi kesehatannya membutuhkan penanganan segera.

Acrophobia atau fobia terhadap ketinggian juga termasuk fobia yang sering ditemui. Orang dengan akrofobia akan merasa sangat cemas dan gugup ketika berada di tempat tinggi. Meski ketinggian tersebut tampak aman bagi orang lain, bagi penderita akrofobia kondisi tersebut dapat memicu ketakutan yang ekstrem.

Sementara itu,

ophidiophobia merupakan ketakutan terhadap ular dan menjadi salah satu fobia yang paling banyak dilaporkan. Para peneliti menemukan bahwa hingga sepertiga populasi manusia mengalami fobia ini. Penderita ophidiophobia tidak hanya takut pada ular hidup, tetapi juga bisa merasa cemas hanya dengan melihat gambar atau video ular.

Para ahli menyarankan agar fobia yang sudah mengganggu aktivitas sehari-hari segera ditangani melalui pendampingan profesional, seperti terapi psikologis. Dengan penanganan yang tepat, fobia dapat dikendalikan sehingga penderitanya dapat menjalani kehidupan dengan lebih nyaman dan produktif.

Rekomendasi Berita