Harkordia, Kejari Bengkalis Pulihkan Kerugian Negara 2025
- by TSM Iqbal
- Editor Femmy Asti Yofani
- 9 Des 2025
- Bengkalis
KBRN, Bengkalis: Kejaksaan Negeri Bengkalis memperingati Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) Tahun 2025 yang mengusung tema nasional “Berantas Korupsi untuk Kemakmuran Rakyat”. Peringatan tersebut ditandai dengan konferensi pers di Ruang Command Centre Kejari Bengkalis, Selasa (9/12/2025).
Kepala Kejaksaan Negeri Bengkalis Nadda Lubis, didampingi Kasi Pidsus Rawatan Manik dan Kasi Intelijen Wahyu Ibrahim, menyampaikan bahwa Hakordia menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen bersama dalam memberantas korupsi.
“Pemberantasan korupsi bukan tugas satu lembaga saja, tetapi tanggung jawab seluruh elemen bangsa. Sinergi pemerintah, swasta, akademisi, media, dan masyarakat sangat diperlukan demi kemakmuran rakyat,” tegas Nadda Lubis.
Nadda menjelaskan, tema Hakordia 2025 sekaligus mendukung arah pembangunan menuju Indonesia Emas 2045, yang menekankan pentingnya integritas dan kolaborasi dalam menciptakan tata kelola pemerintahan yang bersih.
Melalui Seksi Tindak Pidana Khusus, Kejari Bengkalis mencatat capaian kinerja sepanjang 2025, yakni:
Penyidikan: 3 perkara
Penuntutan Tipikor: 17 perkara
Eksekusi Tipikor: 17 perkara
Penuntutan Bea Cukai: 3 perkara
Eksekusi Bea Cukai: 5 perkara
Kejari Bengkalis juga berhasil memulihkan kerugian keuangan negara dengan total Rp1.210.000.000, terdiri dari Pembayaran denda terpidana Deston Situmorang: Rp50 juta, Pembayaran denda terpidana Sri Hariyati, S.H.: Rp100 juta, Pembayaran uang pengganti terpidana Untung Sujarwo: Rp1 miliar, Uang rampasan terpidana Untung Sujarwo: Rp60 juta
“Setiap capaian ini merupakan bentuk komitmen Kejaksaan dalam memastikan kerugian negara dapat dipulihkan. Kami akan terus meningkatkan profesionalisme dan integritas dalam penegakan hukum,” jelas Nadda.
Nadda menegaskan bahwa Kejari Bengkalis akan terus memperkuat sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan dalam upaya pencegahan dan pemberantasan korupsi.
“Kami siap berkolaborasi untuk mewujudkan Indonesia yang bersih, maju, dan berintegritas,” tutupnya.