Child Grooming, Ancaman Tersembunyi bagi Anak

  • by
  • Editor Reja Aribowo
  • 21 Jan 2026
  • Bengkulu

RRI.CO.ID , Bengkulu - Kasus child grooming atau upaya pendekatan pelaku kejahatan terhadap anak semakin menjadi perhatian masyarakat. Modus ini dilakukan dengan cara membangun kedekatan emosional agar pelaku dapat memanipulasi dan mengeksploitasi korban.

Pelaku

child grooming biasanya memanfaatkan media sosial, gim daring, atau aplikasi pesan instan. Mereka kerap berpura-pura menjadi teman sebaya atau sosok yang peduli untuk mendapatkan kepercayaan anak.

Anak-anak yang kurang pengawasan dan memiliki akses gawai tanpa pendampingan lebih rentan menjadi sasaran. Tanda-tandanya antara lain perubahan perilaku, menjadi lebih tertutup, atau enggan menceritakan aktivitas di dunia maya.

Para ahli mengingatkan pentingnya peran orang tua dan lingkungan dalam mencegah

child grooming. Edukasi tentang batasan komunikasi serta pengawasan penggunaan internet menjadi langkah penting untuk melindungi anak.

Masyarakat juga diimbau segera melapor jika menemukan indikasi

child grooming. Kesadaran bersama diharapkan dapat mencegah anak-anak menjadi korban kejahatan seksual berbasis daring.

Rekomendasi Berita