Valentine : Sejarah dan Makna di Baliknya

  • 14 Feb 2026 12:14 WIB
  •  Biak

RRI.CO.ID, Biak - Kata Valentine kerap terdengar setiap memasuki tanggal 14 Februari. Namun, apa sebenarnya arti kata “Valentine” dan bagaimana asal-usulnya?

Secara bahasa, “Valentine” berasal dari nama seorang tokoh Kristen kuno, yaitu Santo Valentinus. Nama Valentinus sendiri berasal dari bahasa Latin Valentinus, yang diturunkan dari kata valens yang berarti “kuat”, “sehat”, atau “berani”.

Dalam sejarah, terdapat beberapa tokoh bernama Valentinus pada abad ke-3 Masehi di Kekaisaran Romawi. Salah satu kisah yang paling dikenal menyebutkan bahwa Santo Valentinus adalah seorang imam yang hidup pada masa pemerintahan Kaisar Claudius II. Ia disebut-sebut menentang larangan pernikahan bagi prajurit dan secara diam-diam tetap menikahkan pasangan muda. Akibat tindakannya itu, ia dihukum mati dan kemudian dikenang sebagai martir.

Perayaan Hari Valentine sendiri jatuh setiap 14 Februari dan dikenal luas sebagai hari kasih sayang. Dalam perkembangannya, makna Valentine tidak lagi terbatas pada tokoh sejarah atau keagamaan, melainkan menjadi simbol ungkapan cinta dan perhatian kepada orang-orang terdekat, baik pasangan, keluarga, maupun sahabat.

Kini, istilah “Valentine” lebih sering dipahami sebagai perayaan kasih sayang yang dirayakan secara global, dengan tradisi saling bertukar kartu, bunga, dan hadiah sebagai bentuk apresiasi dan cinta.

Dengan demikian, arti kata “Valentine” tidak hanya merujuk pada nama seorang santo, tetapi juga mengandung makna keberanian dan kasih sayang yang terus dikenang hingga saat ini.

Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....