Film “Jangan Seperti Bapak” Soroti Isu Judol-Premanisme

RRI.CO.ID, Bone - Mulai 12 Februari 2026 mendatang, Film layar lebar berjudul “Jangan Seperti Bapak” (JSB) akan turut meramaikan persaingan di dunia perfilman tanah air. Drama action karya Daniel Tito Pakpahan ini menyuguhkan perpaduan emosi keluarga yang kuat, konflik dunia kriminal, serta aksi intens yang dibangun dengan tensi tinggi.

Film berdurasi 100 menit itu mengangkat tema hubungan ayah dan anak, tidak hanya hadir sebagai tontonan yang menegangkan, tetapi juga menyentuh sisi emosional penonton lewat pilihan hidup, trauma, dendam masa lalu serta konsekuensi yang tak terhindarkan. JSB juga menyoroti isu sosial yang relevan dan dekat dengan masyarakat, terutama maraknya judi online dan kelompok premanisme yang menjadi salah satu pemicu konflik dalam cerita.

Film ini menjadi kolaborasi kedua antara Nico Rosto sebagai Produser, dan Daniel Tito Pakpahan sebagai Sutradara, juga sebagai Associate Produser. Sebelumnya mereka berdua telah memproduksi film Gereja Setan yang mendapat sambutan yang cukup baik dari penonton Indonesia, dan memberikan nuansa baru dalam perfilman Indonesia.

Sutradara, Daniel Tito Pakpahan dengan lugas menjelaskan bahwa film ini dibuat untuk menghadirkan hiburan yang lengkap, hingga aksi yang kuat sekaligus emosi yang membekas. “‘Jangan Seperti Bapak’ juga menyuguhkan cerita tentang keluarga, pilihan hidup, dan luka yang sering kali diwariskan tanpa disadari”, ucap Daniel Tito Pakpahan dalam press release di Jakarta, Minggu (18 Januari 2026).

“Jangan Seperti Bapak” menawarkan plot twist yang sulit ditebak dan Isu sosial yang dekat dengan realita. Hal itu pun dinilai sebagai kekuatan utama dalam film keluarga ini.

Film ini mengisahkan tentang tragedi besar yang mengubah hidup Angel (Zee Asadel) di hari ulang tahunnya yang ke-20, ayah yang ia cintai tewas dibunuh secara mengenaskan. Dalam duka yang belum sempat reda, Angel terdorong untuk mencari kebenaran dan mengungkap pelaku dibalik kematian ayahnya.

Pencariannya menyeret Angel ke dalam pusaran konflik dua kelompok mafia yang saling mengincar kekuasaan, mempertemukannya dengan intrik, pengkhianatan, dan bahaya yang semakin dekat. Saat Angel semakin jauh melangkah, ia mulai menyadari bahwa tidak semua yang terlihat adalah kebenaran dan keputusan yang ia ambil bisa mengubah segalanya.

Rekomendasi Berita