Pemkab Agam Fokus Pulihkan UMKM Terdampak Bencana

KBRN, AGAM: Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (KUKM) Kabupaten Agam tengah melakukan pendataan UMKM terdampak bencana hidrometeorologi, banjir bandang dan tanah longsor yang melanda beberapa wilayah pada akhir tahun ini. Pendataan dilakukan sebagai dasar penyusunan dokumen Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana (R3P), agar proses pemulihan pasca bencana dapat berjalan terarah dan tepat sasaran.

Data yang dihimpun meliputi informasi sosial ekonomi, termasuk mata pencaharian yang hilang, potensi sumber pendapatan yang terputus, serta kerusakan sarana usaha dan bahan produksi. Selain itu, pendataan juga mencakup by name by address, tingkat kerusakan, luasan fisik beserta nilai per meternya, taksiran nilai kerusakan dan kerugian, hingga asumsi kerusakan usaha. Luasan fisik bangunan dihitung berdasarkan nilai rata-rata di bawah SHST bangunan gedung negara yang sederhana.

Kegiatan ini dikoordinir oleh Bappeda Agam dengan melibatkan seluruh OPD teknis terkait. Kepala Bappeda Agam, Hamdi, S.T., M.Eng, menyebut bahwa data yang dikumpulkan menjadi landasan penting dalam perencanaan dan pelaksanaan rehabilitasi serta rekonstruksi.

“Data yang dikumpulkan diharapkan dapat menggambarkan kondisi riil di lapangan sehingga perencanaan rehabilitasi dan rekonstruksi dapat dilakukan secara tepat sasaran dan terintegrasi,” ujar Hamdi.

Ia menegaskan bahwa komitmen dan kecepatan penginputan data sangat diperlukan untuk mempercepat penyusunan R3P. Menurutnya, percepatan penyelesaian data dari OPD teknis akan menunjang proses penanganan pascabencana sesuai jadwal yang telah direncanakan.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi UKM, Endrimelson, S.Kom., M.Si, mengatakan bahwa pihaknya terus mengoptimalkan pengumpulan data UMKM yang terdampak, termasuk pemetaan kerusakan usaha dan kerugian ekonomi.

“Kami di Dinas KUKM berkomitmen menuntaskan kewajiban administrasi kebencanaan ini agar proses rehabilitasi dan rekonstruksi segera bisa dilaksanakan,” jelasnya.

Endrimelson menambahkan bahwa percepatan data menjadi kunci untuk memastikan UMKM segera pulih dan dapat kembali beraktivitas. Ia berharap melalui pendataan yang valid dan terstruktur, pemulihan ekonomi daerah dapat berlangsung lebih efektif.

Dengan proses pendataan yang terus berjalan, pemerintah daerah menargetkan dokumen R3P segera rampung sehingga upaya pemulihan pascabencana dapat segera direalisasikan demi keberlangsungan UMKM dan pertumbuhan ekonomi masyarakat Agam.

Rekomendasi Berita