Pemkab Agam Salurkan Bantuan Kemensos

KBRN, AGAM - Pemerintah Kabupaten Agam menyalurkan bantuan sosial dari Kementerian Sosial Republik Indonesia kepada ahli waris korban bencana alam banjir, tanah longsor, dan angin kencang yang terjadi di wilayah Kabupaten Agam, Provinsi Sumatera Barat.

Bantuan tersebut diberikan kepada 195 jiwa ahli waris korban bencana, dengan total nilai bantuan sebesar Rp2.925.000.000. Masing-masing ahli waris menerima santunan uang duka sebesar Rp15.000.000, serta bantuan paket sembako sebagai bentuk kepedulian pemerintah kepada keluarga korban bencana.

Penyerahan bantuan dilakukan secara langsung oleh Wakil Bupati Agam, H. Muhammad Iqbal, SE, M.Com, dan dihadiri oleh Asisten I Setda Kabupaten Agam, kepala OPD terkait, Kepala Dinas Sosial Provinsi Sumatera Barat Syaifullah, serta perwakilan Kementerian Sosial RI, Hijrah Manfaluty selaku Ketua Kelompok Kerja Pemulihan Sosial Kementerian Sosial RI, beserta tim di Aula Utama Kantor Bupati Agam, Kamis, 15 Januari 2026.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Agam menyampaikan bahwa pemerintah daerah bersama seluruh pihak terus bahu-membahu membantu masyarakat yang terdampak bencana. Banyaknya bantuan yang datang ke Kabupaten Agam, menurutnya, menunjukkan tingginya rasa empati dan kepedulian terhadap masyarakat Agam.

“Pemerintah daerah dibantu seluruh pihak terus bahu-membahu membantu masyarakat yang terdampak. Banyak bantuan yang datang untuk Kabupaten Agam, dan ini menunjukkan rasa empati yang mendalam kepada kita di Kabupaten Agam,” ujar Wakil Bupati.

Ia juga menyampaikan rasa syukur atas kehadiran Kementerian Sosial RI yang secara langsung menyalurkan bantuan uang duka kepada ahli waris korban bencana.


“Hari ini, syukur Alhamdulillah, kita kedatangan Kementerian Sosial untuk memberikan bantuan uang duka. Ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah pusat, artinya kita tidak sendiri. Pemerintah pusat terus membantu kita, mulai dari pembangunan hunian sementara, bantuan untuk rumah rusak, hingga penanganan pascabencana lainnya,” lanjutnya.

Wakil Bupati Agam menambahkan bahwa Pemerintah Kabupaten Agam telah menyampaikan dan memasukkan seluruh data kerusakan akibat bencana, meliputi areal persawahan, rumah warga, fasilitas umum, serta sektor lainnya, sebagai dasar penanganan dan pemulihan lanjutan.

Sementara itu, Hijrah Manfaluty menyampaikan bahwa penyaluran bantuan kepada ahli waris hari ini bersumber dari data awal BNPB secara by name by address yang diusulkan secara lengkap oleh Pemerintah Kabupaten Agam.

Ia menegaskan bahwa penanganan pascabencana tidak hanya berhenti pada bantuan uang duka, namun juga akan diikuti berbagai intervensi dan bantuan lainnya dari kementerian/lembaga terkait serta BUMN.


Selain 195 ahli waris yang telah menerima bantuan, masih terdapat 7 orang korban yang saat ini masih dalam proses pengusulan, terdiri dari 6 orang berasal dari Salareh Aia Timur dan 1 orang berasal dari Dalko, Kecamatan Tanjung Raya, yang masih menunggu penetapan ahli waris sedarah melalui fasilitasi pemerintahan nagari setempat.

Pemerintah Kabupaten Agam menegaskan komitmennya untuk terus mengawal seluruh proses penyaluran bantuan hingga seluruh hak masyarakat terdampak dapat diterima secara tepat sasaran dan sesuai ketentuan yang berlaku.

Rekomendasi Berita