After Midnight Bertahan Berkarya Meski Hadapi Keterbatasan
- by Riswan Sumby
- Editor Desy Natalia
- 17 Jan 2026
- Ende
RRI.CO.ID, Labuan Bajo – Grup musik After Midnight asal Kota Ruteng, Kabupaten Manggarai, terus bertahan dan berkarya meski menghadapi berbagai keterbatasan. Sejak berdiri pada 2016, band ini konsisten menciptakan lagu orisinal dengan semangat kebersamaan para personelnya.
Hal tersebut disampaikan Marcyano Alpha Goethe (Anno), salah satu pendiri After Midnight, dalam Program Komunitas Bicara RRI Labuan Bajo, Rabu, 17 Desember 2025. Ia menjelaskan, band ini dibentuk bersama Rio dan Army dengan formasi drum, gitar, dan vokal.
“Nama After Midnight kami ambil karena lagu pertama kami selesai dibuat tepat setelah tengah malam,” ujar Anno.
Selama hampir sembilan tahun berkarya, After Midnight telah menciptakan sekitar 14 lagu. Namun, keterbatasan finansial menjadi salah satu kendala utama untuk merilis karya secara profesional. Selain itu, manajemen waktu antar personel yang memiliki kesibukan berbeda turut memengaruhi produktivitas.
Kendala lain yang dihadapi meliputi keterbatasan fasilitas rekaman serta kondisi cuaca di Ruteng yang sering hujan, sehingga menyulitkan jadwal latihan. Meski demikian, band ini tetap bertahan dan menjadikan musik sebagai ruang ekspresi bersama.