Ekspor Gorontalo Meningkat 29,2 Persen Mencapai US$8,35 Juta
- by Pemprov Gorontalo : Rosyid Ashar
- Editor Budi Akantu
- 5 Jan 2026
- Gorontalo
KBRN, Gorontalo - Nilai ekspor Provinsi Gorontalo pada bulan November 2025 mencapai US$8,35 juta. Nilai ini meningkat sebesar 29,20 persen jika dibandingkan dengan bulan sebelumnya yang tercatat sebesar US$6,46 juta.
“Ekspor melalui pelabuhan/bandara di Provinsi Gorontalo pada November 2025 sebesar US$5,95 juta dengan komoditas Molases (HS 17) menuju Korea Selatan dan Pelet Kayu (HS 44) menuju Jepang,” kata Dwi Alwi Astuti Plt Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Gorontalo saat mengumumkan rilis Berita Resmi Statistik, Senin (5/1/2026).
Dwi Alwi menjelaskan sebagian komoditas yang berasal dari Provinsi Gorontalo juga diekspor melalui pelabuhan/bandara di provinsi lain. Kelompok komoditas Ikan dan Udang/Kepiting (HS 03) senilai US$92.992 diekspor melalui Bandara Soekarno–Hatta menuju Jepang (US$74.856) dan Singapura (US$18.136).
Kelompok komoditas Buah dan Biji/Kacang yang Diolah dan Diawetkan (HS 08) sebesar US$2.089.116 seluruhnya diekspor melalui Pelabuhan Tanjung Perak–Surabaya dengan negara tujuan Suriah, Rusia, Jerman, Brasil, Belanda, Polandia, Prancis, Irak, Mesir, Italia, Ukraina, Lituania dan Cile.
Kelompok komoditas Berbagai Makanan Olahan (HS21) diekspor ke Tiongkok melalui Pelabuhan Tanjung Perak di Surabaya sebesar US$46.540 dan Pelabuhan Tanjung Priok di Jakarta sebesar US$165.733.
Kelompok Komoditas Barang dari Plastik diekspor menuju Malaysia sebesar US$21 melalui Bandara Soekarno-Hatta. Kelompok Mesin-mesin/Pesawat Mekanik (HS 84) diekspor ke Tiongkok melalui Bandara Soekarno Hatta sebesar US$1.536.
Kontribusi nilai ekspor Gorontalo terhadap total nilai ekspor Nasional periode Januari–Juli 2025 adalah sebesar 0,03 persen.
“Kontribusi tersebut menempatkan Gorontalo di urutan terakhir di antara provinsi lain di Pulau Sulawesi,” ungkat Dwi Alwi. (mcgorontaloprov)