Modifikasi Cuaca Kembali Dilakukan Hingga 22 Januari 2026
- by Penta Maydita
- Editor Erik Hamzah
- 17 Jan 2026
- Jakarta
RRI.CO.ID, Jakarta: Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta kembali melakukan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) hingga 22 Januari 2026 mendatang. Langkah ini diambil, menyusul adanya prediksi peningkatan curah hujan di wilayah Jakarta dan sekitarnya.
Terlebih dalam beberapa hari terakhir, banjir sempat terjadi di sejumlah wilayah di Jakarta. Seperti yang disampaikan oleh Wakil Gubernur Jakarta, Rano Karno, di Jakarta, pada Jumat 16 Januari 2026.
“Pak Gubernur sudah memerintahkan untuk melakukan modifikasi cuaca,” ujar Rano.
Adapun Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan curah hujan akan mengalami peningkatan hingga 22 Januari 2026. Sementara itu, puncak intensitas curah hujan tinggi diprediksi terjadi pada 18–20 Januari 2026.
Untuk itu operasi modifikasi cuaca merupakan langkah antisipasi yang dilakukan untuk mengurangi intensitas curah hujan. Dengan demikian, upaya ini diharapkan mampu menekan potensi genangan dan banjir yang seringkali terjadi ketika curah hujan tinggi.
Selain modifikasi cuaca, Pemprov DKI Jakarta juga melakukan berbagai upaya lain untuk menghadapi cuaca hujan ekstrem. Mulai dari memastikan kesiapan pompa, melakukan pengerukan saluran, hingga menyiagakan personel di lapangan.
“Seluruh pasukan kita siap sedia di wilayah masing-masing,” katanya.
Masyarakat pun diminta untuk terus memantau informasi resmi dari BMKG dan pemerintah daerah. Masyarakat juga diingatkan untuk segera melapor ke kanal pengaduan, apabila terjadi kondisi darurat.