PSI Dorong Antisipasi Banjir Berbasis Kecamatan dan Kelurahan
- by Rizky Basuki
- Editor Erik Hamzah
- 17 Jan 2026
- Jakarta
RRI.CO.ID, Jakarta - Menuju ke akhir pekan, Jakarta terus diguyur oleh hujan besar. Hal itu memicu kekhawatiran masyarakat, akan terjadinya banjir seperti pada hari Senin, 12 Januari 2026 lalu.
Anggota Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Daerah Khusus Ibukota (DKI) Jakarta, Kevin Wu, mendorong agar Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta, melakukan antisipasi banjir berbasis kecamatan dan kelurahan.
“Kita jangan lagi menggunakan pendekatan terpusat. Seperti pengalaman-pengalaman sebelumnya, kemunculan titik-titik banjir ini semakin sulit diprediksi. Jadi, Pemprov DKI juga perlu fleksibel, dan membangun kapasitas perangkat-perangkatnya di tingkat kecamatan serta kelurahan,” ujarnya, Sabtu, 17 Januari 2026.
“Mulai dari sekarang, Pemprov DKI harus memetakan kecamatan dan kelurahan mana saja, yang rentan terkena banjir. Setelah itu, pompa-pompa air perlu dikirim ke wilayah-wilayah tersebut, untuk mengantisipasi terjadinya banjir,” tambahnya.
Selain memperkuat kapasitas perangkat-perangkat Pemprov DKI Jakarta, di tingkat kewilayahan seperti kecamatan dan kelurahan, Kevin tidak menafikan telah dilakukan langkah-langkah seperti Operasi Modifikasi Cuaca (OMC). Tapi, menurutnya itu tidak cukup.
OMC bukanlah solusi sapu jagat. Itu hanya merupakan bagian dari penanganan banjir, yang melibatkan unsur-unsur lebih luas lagi. Pemprov DKI jangan lupa melakukan persiapan-persiapan di lapangan,” katanya.
Adapun salah satu kelurahan yang menurut Kevin perlu diberikan perhatian, adalah Kedoya Selatan. Di mana, wilayah tersebut rentan terhadap banjir, terutama pada musim hujan.
“Salah satunya adalah di Kedoya Selatan, di mana aliran air sungai kerap meluap, dan membanjiri pemukiman warga di sekitarnya,” kata legislator Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) itu.
Ia juga menyoroti keberadaan Satuan Tugas (Satgas) Jaga Jakarta. Karena salah satu tujuan pembentukannya, adalah membantu penanganan banjir. Ia berharap, satgas tersebut dapat melaksanakan perannya secara efektif.
“Sekarang adalah waktunya Satgas Jaga Jakarta memainkan peran, dan turut serta dalam upaya mengantisipasi serta menangani banjir. Dengan adanya Satgas tersebut, harusnya Pemprov DKI memiliki cukup orang, untuk dikerahkan ke lokasi-lokasi banjir ketika dibutuhkan,” ucapnya.