Banjir Datang, Warga Marunda Justru Panen Ikan

RRI.CO.ID, Jakarta – Banjir yang melanda wilayah pesisir Jakarta Utara membawa berkah tersendiri bagi warga Marunda yang memanfaatkan genangan air untuk menjala ikan. Aktivitas tersebut dilakukan warga pada Senin, 19 Januari 2026, di sekitar saluran air dan area persawahan yang terendam akibat hujan.

Sejumlah warga terlihat memancing dan menjala ikan yang terbawa arus banjir ke saluran-saluran air. Kegiatan ini menjadi cara warga memanfaatkan kondisi alam sekaligus memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari.

Salah satu warga Marunda, Aswan (56), mengatakan banjir justru menjadi momen yang ditunggu sebagian warga untuk menangkap ikan. Ia menyebut aktivitas menjala ikan atau nganco sudah menjadi kebiasaan warga setempat saat musim hujan tiba.

“Yah kalo lagi banjir dari pada ikan liwat ajah mending kita jaring,” ujar Aswan saat ditemui di selokan samping area persawahan Marunda. Menurutnya, banyak warga turun langsung ke lokasi sejak pagi hingga siang hari.

Aswan menjelaskan, jenis ikan yang didapat cukup beragam, mulai dari ikan cere, sepat, mujair, hingga ikan betok. Ia menyebut ikan-ikan tersebut berasal dari kali dan sawah yang meluap akibat curah hujan tinggi.

Dalam sekali menjala, Aswan mengaku bisa memperoleh sekitar 3 hingga 5 kilogram ikan dari berbagai jenis. Jika hasilnya berlebih, ikan tersebut dijual kepada warga sekitar dengan harga sekitar 25 ribu Rupiah per sekali menjala.

“Yah dijual juga kadang buat makan kalo lagi dapet,” ucap Aswan. Ia menambahkan, kegiatan menjala ikan tidak hanya memberi tambahan penghasilan, tetapi juga menjadi hiburan bagi warga saat banjir melanda.

Bagi warga di wilayah Rorotan hingga Marunda, memancing dan menjala ikan sudah menjadi bagian dari tradisi musiman. Selain memanfaatkan berkah banjir, aktivitas ini juga dinilai mampu mengurangi kejenuhan warga selama musim penghujan.


Rekomendasi Berita