Menuju 2026 PB ABTI Pacu Prestasi Atlet Internasional

KBRN, Jakarta: Memasuki tahun 2026, Pengurus Besar Asosiasi Bola Tangan Indonesia (PB ABTI) menegaskan komitmennya untuk memacu prestasi atlet menuju panggung internasional.

Bekal medali perunggu SEA Games 33 Thailand dan pengalaman mengikuti Kongres International Handball Federation (IHF) di Mesir menjadi pijakan penting untuk meningkatkan level kompetisi tim nasional.

Ketua Umum PB ABTI Zulfydar Zaidar Mochtar SE MM menyebut, capaian SEA Games menjadi bukti bahwa bola tangan Indonesia mampu bersaing di kawasan.

“Kami bersyukur bola tangan Indonesia menorehkan sejarah dengan meraih medali perunggu di Thailand. Terima kasih kepada Menpora, NOC, KONI, Tim Review, serta Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat atas dukungan yang besar. Kami juga menyambut baik terpilihnya kembali Dr. Hassan Moustafa sebagai Presiden IHF 2026–2030,” ujar Zulfydar di Jakarta, Rabu (30/12/2025).

Partisipasi PB ABTI pada Kongres IHF yang dihadiri lebih dari 150 negara, menurutnya, memberi perspektif baru terkait pembinaan atlet, peningkatan kompetisi, dan tata kelola organisasi. Hal ini diharapkan berpengaruh langsung terhadap percepatan prestasi di dalam negeri.

Keberhasilan tim asuhan M. Arif membawa pulang medali SEA Games dipandang sebagai tonggak penting, sekaligus pemicu agar prestasi berikutnya dapat diraih secara konsisten di berbagai multi event.

Menjawab tantangan tersebut, PB ABTI menyiapkan program yang lebih terstruktur pada 2026 mulai dari pembinaan usia dini hingga peningkatan kualitas perangkat pertandingan.

Agenda dalam negeri mencakup kejurnas antar pelajar (Juni–Juli) di Jawa Timur, kejurnas senior di Sumatra Utara, pelatihan technical delegate (TD), wasit, dan pelatih. Program tersebut dirancang untuk memperluas jam bertanding atlet, memperkuat sistem pembinaan, serta memastikan standar kompetisi semakin profesional.

PB ABTI juga mendapat informasi awal bahwa KONI Pusat akan menggelar PON Pantai 2026, dengan peluang bola tangan dipertandingkan secara resmi. Sebelumnya, nomor bola tangan pantai tampil sebagai eksibisi di PON XXI Aceh sinyal positif bagi perkembangan cabang ini.

Di tingkat internasional, PB ABTI menyiapkan atlet untuk tampil pada sejumlah event utama, yaitu Asian Beach Games di China (April 2026), Asean University Games di Malaysia (Desember), serta Asean School Games.

“Setiap keikutsertaan Indonesia di event internasional baik indoor maupun beach games hampir selalu menghasilkan medali. Karena itu, pembinaan harus lebih serius dan terencana,” kata Zulfydar.

PB ABTI juga terus mengikuti perkembangan organisasi bola tangan dunia melalui forum IHF dan AHF, sekaligus membangun komunikasi dengan pimpinan federasi dari ASEAN, Asia, Afrika, Eropa hingga dunia. Kolaborasi diharapkan memperkuat jalur pembinaan dan membuka peluang kompetisi lebih luas.

Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita