Cara Tetap Relevan di Dunia Kerja Modern
- by Cendy Wira Achmadiputra
- Editor Sumarsono
- 20 Jan 2026
- Jember
RRI.CO.ID, Jember - Perubahan dunia kerja terjadi semakin cepat. Otomatisasi, kecerdasan buatan, sistem kerja fleksibel, dan persaingan global membuat banyak keterampilan cepat usang. Di tengah kondisi ini, tantangan utama bukan hanya mendapatkan pekerjaan, tetapi tetap relevan dalam jangka panjang. Relevansi menjadi kunci agar karier tidak stagnan dan tetap memiliki nilai di mata organisasi dikutip dari Harvard Business Review:
1. Memahami Arah Perubahan Industri
Langkah pertama untuk tetap relevan adalah memahami ke mana arah industri bergerak. Mengikuti tren besar—bukan sekadar isu viral—membantu menentukan keterampilan apa yang perlu dipelajari dan dikembangkan.
2. Mengembangkan Keterampilan yang Tahan Lama
Keterampilan teknis penting, tetapi keterampilan dasar seperti berpikir kritis, komunikasi, dan pemecahan masalah cenderung lebih tahan terhadap perubahan. Kombinasi keduanya membuat seseorang lebih adaptif.
3. Menjadikan Belajar sebagai Rutinitas
Belajar tidak harus selalu formal. Membaca, mengikuti diskusi, atau belajar dari pengalaman kerja sehari-hari membantu menjaga kompetensi tetap relevan tanpa menambah beban berlebihan.
4. Membangun Personal Branding Profesional
Relevansi juga dipengaruhi oleh bagaimana seseorang dikenal. Menunjukkan keahlian, sikap profesional, dan kontribusi melalui pekerjaan maupun platform profesional membantu meningkatkan visibilitas dan peluang.
5. Adaptif terhadap Pola Kerja Baru
Dunia kerja modern menuntut fleksibilitas. Kemampuan bekerja secara mandiri, kolaborasi jarak jauh, dan manajemen waktu menjadi nilai tambah yang semakin dicari.
6. Mengelola Teknologi dengan Bijak
Teknologi adalah alat, bukan ancaman. Memahami teknologi yang relevan dengan pekerjaan membantu meningkatkan efisiensi dan daya saing tanpa harus menjadi ahli di semua bidang.
7. Aktif Mencari Umpan Balik
Umpan balik membantu melihat kekurangan yang sering luput dari perhatian sendiri. Sikap terbuka terhadap masukan mempercepat perbaikan dan pertumbuhan profesional.
8. Memperluas Jaringan Profesional
Relevansi juga dibangun melalui relasi. Jaringan yang luas membuka akses informasi, peluang kolaborasi, dan perspektif baru yang memperkaya pengembangan karier.
9. Menjaga Etos Kerja dan Integritas
Di tengah perubahan teknologi, nilai dasar seperti etos kerja dan integritas tetap menjadi penentu kepercayaan. Nilai ini sulit tergantikan oleh sistem atau mesin.
10. Menyesuaikan Tujuan Karier Secara Berkala
Tujuan karier bukan sesuatu yang statis. Meninjau dan menyesuaikannya secara berkala membantu menjaga arah pengembangan diri tetap relevan dengan kondisi dan peluang terbaru.