Lirik Lagu "Nyut Nyutan" - Jirayut

RRI.co.id, Jember - Jirayut kembali merilis karya terbaru berjudul “Nyut-Nyutan” pada Kamis, 15 Januari 2026. Penyanyi dan entertainer asal Narathiwat, Thailand ini dikenal konsisten menghadirkan lagu dangdut dengan karakter ceria dan dekat dengan keseharian masyarakat.

Video musik dari lagu ini juga resmi ditayangkan melalui kanal YouTube 3D Entertainment di hari yang sama. Penayangan perdana dilakukan pada pukul 16.00 WIB dan menjadi bagian dari peluncuran resmi single tersebut.

Secara lirik, “Nyut-Nyutan” mengangkat realitas kehidupan para pekerja yang harus berjuang keras demi memenuhi kebutuhan hidup. Lagu ini menyoroti rasa lelah, tekanan, dan perjuangan yang kerap dialami dalam rutinitas sehari-hari.

Jirayut menyampaikan bahwa tema lagu ini sangat relevan dengan kehidupan masyarakat masa kini. Banyak orang bekerja dari pagi hingga malam, tetap bertahan meski kelelahan demi keluarga dan tanggung jawab hidup.

Meski mengusung cerita yang sarat makna, lagu ini dibalut dengan nuansa musik yang ceria dan tempo cepat. Pendekatan ini dipilih agar lagu tetap terasa ringan serta mampu memberikan semangat bagi para pendengarnya.

Dalam rangka promosi, Jirayut menyiapkan program khusus bertajuk “GEREBEK KANTOR”. Program ini memungkinkan Jirayut mengunjungi langsung empat kantor terpilih untuk bernyanyi dan berinteraksi bersama para karyawan.

Berikut ini merupakan lirik lagu "Nyut Nyutan" - Jirayut.

Senin sampai jumat aku cari rezeki
Kerja serabutan untuk makan
Tanggal 30 ada kabar buruk
Mama perlu uang dadakan
Padahal baru awal bulan

Makin kesini hidup makin mahal
Kena marah atasan gak boleh galau
Makin kesini kerjaan makin banyak
Istirahat hanya ada di mimpi

Pusing kepala lagi, hati nyut-nyutan lagi
Gaji cair tagihan menanti
Pusing kepala lagi, aku nyut-nyutan lagi
Sampai kapan aku hidup begini

Oh Tuhan, nyut-nyutan
Banting tulang- terus-terusan
Biar besok– gak mumet lagi
Oh Tuhannnnnnn
Hati nyut-nyutan lagi

Kapan bisa santai? Jalan-jalan ke pantai
Pergi, nggak mikir.. beli apapun yang ku mau

Makin kesini hidup makin mahal
Padahal mau kirim duit ke mama
Makin kesini bebanku makin banyak
Aduh aku nyut-nyutan lagi

Pusing kepala lagi, hati nyut-nyutan lagi
Gaji cair tagihan menanti
Pusing kepala lagi, aku nyut-nyutan lagi
Sampai kapan aku hidup begini

Oh Tuhan, nyut-nyutan
Banting tulang- terus-terusan
Biar besok– gak mumet lagi
Oh Tuhannnnnnn
Hati nyut-nyutan lagi

Rekomendasi Berita