Akhir Tahun, Bupati Lumajang Ajak Masyarakat Perbanyak Doa,
- by Pemkab Lumajang : Ridwan Effendy
- Editor Sumarsono
- 2 Jan 2026
- Jember
KBRN, Lumajangn: Tutup rangkaian tahun 2025, Pemerintah Kabupaten Lumajang menggelar Istighotsah dan Doa Bersama Akhir Tahun di Pendopo Arya Wiraraja, Rabu malam (31/12/2025). Kegiatan religius ini menjadi ruang refleksi kolektif, sekaligus ikhtiar spiritual untuk memohon keberkahan, keselamatan, dan keteguhan bagi masyarakat Lumajang dalam menyongsong tahun baru.
Istighotsah tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Lumajang Indah Amperawati (Bunda Indah) bersama Wakil Bupati, jajaran Forkopimda, kepala perangkat daerah, alim ulama, serta pimpinan organisasi kemasyarakatan. Kehadiran lintas unsur ini mencerminkan semangat kebersamaan dan persatuan dalam membangun Lumajang yang lebih religius dan berempati.
Dalam sambutannya, Bunda Indah menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang hadir dan turut memanjatkan doa untuk Kabupaten Lumajang. Menurutnya, doa bersama bukan sekadar tradisi seremonial, tetapi menjadi fondasi moral dan spiritual dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan dan ujian kehidupan.
“Terima kasih atas kebersamaan malam ini. Semoga doa-doa yang kita panjatkan menjadi penguat bagi Lumajang agar senantiasa diberi keberkahan, keselamatan, dan kesejahteraan,” tutur Bunda Indah.
Pada momentum pergantian tahun, Bupati Lumajang juga mengimbau masyarakat untuk mengisi malam tahun baru dengan kegiatan yang bernilai ibadah dan refleksi, serta menghindari euforia berlebihan seperti penggunaan petasan dan kembang api. Imbauan ini disampaikan sebagai bentuk kepekaan sosial, mengingat masih adanya saudara-saudara yang tengah berjuang menghadapi dampak bencana alam.
“Pergantian tahun hendaknya kita maknai dengan doa, kepedulian, dan kepekaan sosial. Saat saudara-saudara kita masih berjuang menghadapi bencana, sudah sepatutnya kita menahan euforia dan mengedepankan empati,” tegasnya.
Bunda Indah juga memanjatkan doa khusus bagi para korban bencana agar diberikan kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi ujian. Ia menekankan pentingnya solidaritas sosial sebagai nilai luhur yang harus terus dirawat di tengah masyarakat Lumajang.
“Semoga saudara-saudara kita yang terdampak bencana alam diberikan kekuatan, ketabahan, serta kemudahan dalam menghadapi setiap ujian dari Allah SWT,” ujarnya.
Lebih lanjut, Bupati Lumajang menjelaskan bahwa istighotsah dan doa bersama ini menjadi bagian dari ikhtiar batin untuk mewujudkan Lumajang yang aman, damai, dan sejahtera. Selain itu, momentum akhir tahun juga diharapkan menjadi sarana evaluasi diri, khususnya bagi seluruh aparatur pemerintah.
“Saya berharap akhir tahun ini menjadi titik refleksi bagi kita semua, terutama aparatur pemerintah, agar ke depan dapat bekerja lebih baik, lebih tulus, dan lebih responsif dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat Lumajang,” imbuhnya.
Kegiatan tersebut diisi dengan tausiyah oleh Haji As’at Malik, Bupati Lumajang periode 2015–2018. Dalam ceramahnya, ia mengajak seluruh jamaah untuk memperkuat keimanan, meningkatkan rasa syukur, serta menjadikan setiap ujian kehidupan sebagai jalan untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Istighotsah dan doa bersama berlangsung khidmat dan penuh kekhusyukan. Menjadi penutup tahun 2025 yang sarat makna, kegiatan ini sekaligus menjadi harapan bersama agar di tahun yang akan datang Kabupaten Lumajang senantiasa berada dalam lindungan Allah SWT, tumbuh dalam kedamaian, serta melangkah menuju kesejahteraan yang berkelanjutan. (MC Kab. Lumajang/Fb/An-m)