Pameran Tosan Aji Nusantara Digelar di Lumajang, Bupati Tekankan Pentingnya Pelestarian Budaya
- by Pemkab Lumajang : Ridwan Effendy
- Editor Gandi Lukmanto
- 12 Jan 2026
- Jember
KBRN,Lumajang: Bupati Lumajang, Indah Amperawati, bersama Wakil Bupati Lumajang Yudha Adji Kusuma secara resmi membuka Pameran Budaya Tosan Aji Nusantara bertajuk “Melestarikan Pusaka Nusantara” yang digelar di Pendopo Arya Wiraraja Kabupaten Lumajang.
Pameran budaya yang sarat nilai sejarah, filosofi, dan kearifan lokal ini akan berlangsung selama tiga hari, mulai Jumat hingga Minggu, 9–11 Januari 2026, dan diikuti peserta pameran atau pelapak dari berbagai daerah di Nusantara.
Dalam sambutannya, Bupati Lumajang, yang akrab disapa Bunda Indah, menyampaikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya kegiatan tersebut sebagai upaya nyata melestarikan warisan budaya bangsa.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Lumajang, saya menyambut kegiatan ini dengan penuh rasa senang, bangga, dan apresiasi. Pameran Tosan Aji Nusantara bukan sekadar menampilkan pusaka, tetapi juga menghadirkan nilai sejarah, filosofi, dan kebijaksanaan leluhur yang menjadi identitas bangsa,” ujarnya.
Menurutnya, pameran tersebut memiliki makna strategis karena tidak hanya memperkenalkan berbagai pusaka Nusantara seperti keris, parang, dan senjata tradisional, tetapi juga menghadirkan edukasi budaya secara langsung kepada masyarakat.
“Masyarakat tidak hanya melihat keindahan fisik pusaka, tetapi juga memahami nilai historis, filosofis, dan spiritual yang terkandung di dalamnya. Ini penting agar pusaka tidak dipandang sekadar benda lama, melainkan warisan nilai dan jati diri bangsa,” tegasnya.
Bunda Indah juga mengungkapkan kebanggaannya karena dalam pameran ini ditampilkan pusaka lokal karya Empu Sanibin, yang menjadi bukti bahwa Lumajang memiliki warisan budaya adiluhung yang patut dijaga dan diperkenalkan ke tingkat nasional.
Sementara itu, Wakil Bupati Lumajang, Yudha Adji Kusuma, berharap kegiatan budaya seperti ini dapat terus digelar secara berkelanjutan dan menjadi bagian dari penguatan sektor pariwisata berbasis budaya di Kabupaten Lumajang.
“Pameran budaya tidak hanya memperkuat jati diri daerah, tetapi juga membuka peluang ekonomi kreatif dan pariwisata budaya yang berdampak langsung bagi masyarakat,” tambahnya.
Pada kesempatan yang sama, Staf Khusus Kementerian Kebudayaan RI, Empu Teguh Basuki Yuwono, menyampaikan bahwa negara memiliki komitmen kuat untuk menjaga, melestarikan, dan memanfaatkan kekayaan budaya Indonesia secara berkelanjutan.
“Indonesia adalah negara yang sangat kaya akan warisan budaya, baik cagar budaya, warisan budaya tak benda, maupun tradisi lainnya. Kementerian Kebudayaan hadir sebagai wujud komitmen negara untuk memajukan kebudayaan,” jelasnya.
Ia menegaskan bahwa kebudayaan harus dipahami sebagai sebuah ekosistem luas yang memiliki dampak besar terhadap ekonomi budaya dan pariwisata.
“Kebudayaan adalah milik kita bersama dan merupakan aset penting bangsa. Kegiatan seperti Pameran Tosan Aji Nusantara ini harus terus digulirkan dengan melibatkan semua pihak, karena kebudayaan memiliki jati diri yang kuat bagi keindonesiaan kita,” pungkasnya.
Melalui pameran tersebut, Pemerintah Kabupaten Lumajang berharap masyarakat semakin melek budaya serta tumbuh kesadaran kolektif untuk menjaga dan melestarikan pusaka Nusantara sebagai warisan berharga bagi generasi mendatang. (Kominfo-Lmj/ad)