Lumajang Bidik Pasar Wisata Nasional
- 28 Jan 2026 20:43 WIB
- Jember
RRI.CO.ID, Lumajang - Kabupaten Lumajang membidik pasar wisata nasional dengan memperluas jejaring industri perjalanan melalui Travel Agent Gathering dan Fam’s Trip yang digelar di Aston Inn Lumajang, Selasa, 27 Januari 2026. Travel Agent Gathering dan Fam’s Trip ini diikuti sekitar 50 travel agent dari berbagai daerah di Indonesia.
Kegiatan ini menjadi langkah strategis Pemerintah Kabupaten Lumajang untuk mendorong destinasi lokal masuk dalam arus utama pergerakan wisata nasional. Melalui pertemuan langsung dengan pelaku industri perjalanan, Lumajang berupaya membangun kesamaan persepsi bahwa pariwisata harus dikelola secara profesional, terukur, dan berkelanjutan.
Acara tersebut merupakan hasil sinergi Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Lumajang bersama Aston Inn Lumajang, dengan dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Lumajang. Kolaborasi lintas sektor ini dinilai krusial karena pengembangan pariwisata tidak hanya berkaitan dengan destinasi, tetapi juga investasi, penciptaan lapangan kerja, serta penguatan citra daerah.
Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Lumajang Patria Dwi Astiadi menyatakan, pemerintah daerah membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya dengan pelaku industri pariwisata. Ia menilai kegiatan ini penting sebagai sarana diskusi langsung terkait standar layanan, kebutuhan industri, serta pemetaan peluang promosi destinasi.
“Pariwisata adalah sektor multisektor. Tidak boleh ada ego sektoral. Semua harus punya persepsi yang sama agar Lumajang bisa naik kelas sebagai destinasi yang kompetitif,” ucap Patria.
Ketua Kadin Lumajang Agus Setiawan menegaskan bahwa pembangunan pariwisata harus dilakukan secara kolektif. Menurutnya, destinasi yang kuat tidak hanya ditentukan keindahan visual, tetapi juga kualitas layanan, keamanan, kebersihan, keramahan masyarakat, serta kesiapan pelaku usaha lokal.
“Pariwisata harus memberi dampak langsung bagi masyarakat. Kalau dikelola dengan tepat, sektor ini akan menggerakkan UMKM, ekonomi kreatif, transportasi lokal, hingga penginapan dan homestay,” tutur Agus.
General Manager Aston Inn Lumajang Otniel Rezha El Shaddai mengatakan, Lumajang memiliki kekayaan potensi wisata yang lengkap, mulai wisata alam, budaya, hingga petualangan. Namun, potensi tersebut perlu diiringi strategi promosi yang tepat agar mampu bersaing di pasar nasional.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin Lumajang semakin terbuka dan siap dipasarkan. Ini bukan sekadar pertemuan, tetapi ruang untuk membangun jejaring, bertukar gagasan, dan melahirkan peluang bisnis yang konkret,” ujar Otniel.
Ia menambahkan, Travel Agent Gathering dan Fam’s Trip diharapkan menghasilkan kerja sama nyata berupa penyusunan paket wisata, rute perjalanan, serta skema promosi yang langsung terhubung dengan jaringan pemasaran travel agent nasional. Dengan demikian, peningkatan kunjungan wisatawan tidak hanya bergantung pada event, tetapi berbasis kebutuhan pasar.
Melalui Travel Agent Gathering dan Fam’s Trip ini, Lumajang optimistis dapat memperluas jejaring pemasaran dan meningkatkan daya saing destinasi. Dengan promosi yang terarah dan kolaborasi berkelanjutan, sektor pariwisata diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi daerah yang mampu membuka lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....