OJK Sultra Edukasi Keuangan Masyarakat Desa Konawe Selatan
- by Fery Musyafir
- Editor H. Atto Raidi
- 15 Jan 2026
- Kendari
RRI.CO.ID, Konsel - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulawesi Tenggara menggelar rangkaian edukasi keuangan di Kabupaten Konawe Selatan (Konsel).
Kegiatan yang berlangsung pada 7–9 Januari 2026 ini menyasar masyarakat di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).
Lima lokasi yang menjadi sasaran adalah Desa Tanea, Telutu Jaya, Akuni, Anese, dan Matabondu.
Edukasi ini merupakan implementasi Gerakan Nasional Cerdas Keuangan (Gencarkan) untuk memperkuat pemahaman masyarakat desa.
Materi yang disampaikan meliputi tugas OJK, pengenalan produk jasa keuangan, hingga kewaspadaan terhadap social engineering.
Sebanyak 305 peserta yang terdiri dari petani, ibu rumah tangga, hingga aparat desa turut berpartisipasi.
Kegiatan ini terlaksana dengan dukungan dari industri jasa keuangan, yaitu PT BPD Sultra.
Kepala Subbagian PEPK dan LMSt OJK Sultra, Desiyani Patra Rapang, menjelaskan bahwa literasi keuangan adalah bentuk perlindungan konsumen preventif.
”literasi dan edukasi keuangan merupakan bentuk perlindungan konsumen yang bersifat preventif agar masyarakat memahami manfaat dan risiko produk jasa keuangan serta terhindar dari praktik keuangan ilegal,” Ujar Desiyani
Masyarakat diharapkan memahami manfaat sekaligus risiko produk jasa keuangan agar terhindar dari praktik ilegal.
Langkah ini diambil berdasarkan data SNLIK 2025 yang menunjukkan masih adanya kesenjangan antara indeks inklusi dan literasi keuangan.
Para peserta terlihat sangat antusias, terutama saat membahas akses pembiayaan Kredit Usaha Rakyat (KUR).
Selain itu, sesi diskusi juga banyak mengulas tentang Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) dan perlindungan konsumen.
OJK mengingatkan warga agar selalu memastikan lembaga keuangan yang digunakan telah berizin dan diawasi secara resmi.
Masyarakat dapat memanfaatkan kanal pengaduan Kontak OJK 157, APPK, atau Indonesia Anti Scam Center (IASC).
Prinsip 2L yaitu Legal dan Logis harus selalu diterapkan dalam memilih produk keuangan apa pun.
OJK berharap pengetahuan yang didapat bisa disebarluaskan kepada keluarga dan lingkungan sekitar.