Dekranasda Konkep Nilai Industri Kerajinan Dorong Pemerataan Pendapatan

KBRN, Kendari : Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep) menilai industri kerajinan memiliki peluang besar untuk menjadi penggerak pemerataan pendapatan sekaligus penciptaan usaha baru di wilayah kepulauan tersebut.

Hal tersebut diungkapkan Ketua Dekranasda Konkep Ucha Nidya Ramadhani Rifqi, S.Pd saat Rakerda Dekranasa Sulawei Tenggara pada Oktober lalu. Dalam paparannya Ucha menyampaikan bahwa sektor kerajinan dapat dikembangkan sebagai industri strategis berbasis potensi lokal.

"Konawe Kepulauan diketahui memiliki ketersediaan bahan baku alam yang melimpah, mulai dari sumber daya laut, serat alami, hingga rotan, yang selama ini belum tergarap secara optimal, pemanfaatan bahan baku lokal ini dapat meminimalisasi ketergantungan impor serta menekan biaya produksi,” ujarnya.


Menurutnya, kondisi tersebut menjadi keunggulan tersendiri bagi pengembangan industri kerajinan di daerah kepulauan. Selain itu, industri kerajinan dinilai memiliki karakter padat karya dan berbasis industri rumahan. Model produksi ini memungkinkan penciptaan lapangan kerja lokal tanpa harus membangun pabrik besar, sehingga cocok diterapkan di wilayah desa-desa Konawe Kepulauan.


Dekranasda juga meletakan fokus pada peran kerajinan sebagai sarana desentralisasi ekonomi. Dengan produksi yang tersebar di desa-desa, perputaran uang dapat langsung dirasakan oleh keluarga dan komunitas perajin, sehingga berkontribusi terhadap pemerataan pendapatan di seluruh wilayah Konkep.


Dari sisi pasar, produk kerajinan khas daerah dinilai memiliki peluang besar. Tren konsumen modern yang mencari produk unik, otentik, dan memiliki cerita menjadi nilai tambah tersendiri bagi kerajinan Konawe Kepulauan yang sarat dengan kearifan lokal dan nilai emosional. Untuk memaksimalkan peluang tersebut, Dekranasda Konkep telah menyiapkan sejumlah langkah konkret.

Salah satunya melalui program regenerasi dan inkubasi usaha baru dengan menggelar pelatihan teknis kerajinan secara intensif di tingkat desa. Program ini menyasar anak muda dan ibu rumah tangga dengan tujuan menciptakan perajin sekaligus wirausaha baru yang inovatif.


Selain itu, Dekranasda melakukan pendampingan dalam peningkatan standar dan inovasi produk, mencakup standardisasi kualitas, manajemen produksi, serta kolaborasi dengan desainer profesional. Langkah ini dilakukan agar produk kerajinan Konkep mampu bersaing di pasar modern dan memberikan margin keuntungan yang lebih tinggi bagi perajin.

Di bidang pembiayaan dan pemasaran, Dekranasda membuka akses permodalan melalui kemitraan dengan BUMD dan perbankan, termasuk pemanfaatan Kredit Usaha Rakyat (KUR). Sementara dari sisi pemasaran, pembangunan galeri Dekranasda serta fasilitasi penjualan daring melalui marketplace disiapkan untuk mengatasi hambatan geografis wilayah kepulauan. Melalui strategi tersebut, Dekranasda Konkep berharap industri kerajinan tidak hanya berfokus pada produksi, tetapi juga mampu tumbuh secara berkelanjutan dan memberikan dampak nyata bagi perekonomian masyarakat.

Rekomendasi Berita