Russell Keluhkan Minimnya Performa Mercedes di Abu Dhabi

KBRN, Kendari : George Russell harus mengakhiri musim F1 2025 dengan perasaan frustrasi setelah mengalami balapan yang sulit di Grand Prix Abu Dhabi. Meski finish di posisi kelima (P5), pembalap Mercedes itu mengakui bahwa mobil W16 miliknya tidak memiliki performa yang cukup untuk bersaing di papan atas.

Padahal, George Russell sempat menunjukkan sinyal positif sepanjang akhir pekan. Ia menjadi yang tercepat pada sesi latihan bebas ketiga dan kembali tampil kuat dengan mencatatkan waktu terbaik di Q2. Namun, semua momentum tersebut sirna ketika balapan dimulai. Start dari posisi keempat (P4) tidak berjalan sesuai rencana, membuatnya kehilangan beberapa posisi sejak lap pembuka. George Russell masih mampu merebut kembali posisi dari Fernando Alonso, tetapi laju Charles Leclerc di depan terlalu sulit untuk dikejar. Sepanjang sisa lomba, ia harus puas berada di posisi kelima (P5) tanpa ancaman berarti dari belakang, namun juga tanpa peluang untuk naik peringkat.Situasi Mercedes semakin menegaskan sulitnya balapan di Yas Marina ketika Kimi Antonelli, rekan setim George Russell, terperosok hingga posisi ke-15 (P15). Hasil tersebut menjadi indikasi bahwa performa tim tidak berada pada level yang diharapkan.Usai balapan, George Russell tak menutupi kekecewaannya. Ia menyebut GP Abu Dhabi sebagai salah satu balapan terberat musim ini, seraya mengakui bahwa hasil finish kelima (P5) justru menutupi masalah performa sebenarnya.Meski demikian, Mercedes tetap menutup musim dengan catatan positif secara keseluruhan, setelah mengamankan posisi kedua klasemen konstruktor. Namun, balapan terakhir ini menjadi pengingat bahwa masih ada pekerjaan besar yang harus dilakukan tim jelang era regulasi baru Formula 1.

Rekomendasi Berita